HEADLINE
Ambruk Diterjang Angin Kencang, 12 Kelas Ponpes Nurus Sholehin Banjarmasin Nyaris Rata Tanah
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sebuah bangunan dua lantai milik Pondok Pesantren Nurus Sholehin Banjarmasin, Jalan Keramat Basirih Dalam RT 026/RW.002, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan ambruk diterpa angin kencang, Minggu (25/12/2022) sekitar pukul 16.05 Wita.
S 12 ruang belajar Pondok Pesantren (Ponpes) Nurus Sholehin yang berlokasi di Basirih Dalam, Banjarmasin Selatan, porak-poranda diterjang angin ribut.
Meski tak ada korban jiwa dalam musibah ini, bangunan Ponpes nyaris rata dengan tanah dan tersisa atap bangunannya.
Ambruknya bangunan Ponnpes terjadi saat cuaca hujan deras disertai angin kencang di wilayah tersebut.
Baca juga : Cuaca Ekstrem di Banjarmasin, Rumah di Sungai Andai Ambruk
Pengasuh Pondok Pesantren Nurus Sholehin, Ustadz Tajri mengatakan, bangunan yang ambruk tersebut adalah bangunan dua lantai yang biasa dipakai para santri sebagai ruang kelas belajar mengajar.
“Ada 12 ruang kelas, 6 ruang di lantai bawah dan 6 kelas di lantai atas,” katanya.
Ia berharap ke depannya agar ada perhatian dari jajaran pemerintah dan para dermawan untuk bisa membangun kembali pondok pesantren ini agar para santri bisa kembali belajar.
Sementara itu, angin kencang juga menerjang dua ruang kelas MTs Al Mawahib di Jalan Sungai Andai No 121, RT 02, Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.
Dua kelas yakni kelas 8 dan kelas 9 ambruk.
Baca juga : FORKI HSU Boyong 18 Medali Open Karate Championship Paman Birin Cup 2022
Dua Rumah di Sungai Andai Ambruk
Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Banjarmasin, Minggu (25/12/2022) petang, juga menyebabkan dua rumah kayu roboh di Komplek Herlina Perkasa Jeruk Purut 9 RT 71, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara.
Meski tidak ada warga yang menjadi korban, tapi, bangunan kontrakan semi permanen itu, hampir rata dengan tanah. Bagian atap rumah juga menimpa dua mobil parkir di bawahnya.
Ardian (59), warga di sekitar lokasi kejadian mengatakan, rumah ambruk terjadi sekitar pukul 15.20 Wita, saat angin sedang kencang-kencangnya.
“Saya lihat langsung, pas kebetulan sedang memindahkan jemuran di depan rumah,” ujarnya.
Awalnya, kata Ardian, rumah kontrakan yang roboh pertama milik H Dayat. Rumah bertingkat itu kemudian menimpa rumah di sebelah kiri yang ditinggali Ernawati. (Kanalkalimantan.com/kk)
Reporter : kk
Editor : kk
-
HEADLINE3 hari yang laluDPKP Kalsel Optimalkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabanjir
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPenataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi
-
HEADLINE1 hari yang laluDari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Dorong Kerjasama Solid Antar ASN dalam Pembangunan Daerah
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluTMMD Ke-127 Dimulai, Bupati HSU: TNI Berperan Aktif Percepat Pembangunan Pedesaan


