PILKADA BANJARMASIN
Gendong Ulun Jadi Program Unggulan AnandaMu untuk UMKM di Banjarmasin
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pandemi Covid-19 yang hampir satu tahun terakhir melanda banua sangat berpengaruh negatif pada hampir seluruh sektor.
Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) misalnya, tidak sedikit yang tutup usaha alias gulung tikar lantaran merosotnya pendapatan karena sepinya pembeli. Hal itu ternyata juga dirasakan puluhan pedagang Warung Batamuan di Kelurahan Sungai Jingah Kecamatan Banjarmasin Utara.
Terkait hal tersebut, Calon Wakil Wali Kota Banjarmasin Mushaffa Zakir berkomitmen membantu pemulihan dan pengembangan UMKM di Kota Banjarmasin melalui program Gerakan Dorong Usaha Lokal Untuk Naik Kelas (Gendong Ulun).
Gendong Ulun sendiri adalah salah satu dari 4 program unggulan dari Calon Walikota Banjarmasin Ananda dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Mushaffa Zakir nomor urut 4 dengan tagline berbenah bersama, selain bertahan pulih bangkit hingga Covid 19 selesai (Batapih Bahalai), Emak Berdaya Tangguh Pandai dan Berpenghasilan (Ember Tapasan) dan Bantuan Pendidikan Selama Pandemi (Bapespa).
“Di program Gendong Ulun nantinya, pelaku UMKM akan kita bantu mulai dari pelatihan managemen usahanya, pemasaran produk dan jasanya, hingga bantuan permodalan usaha dengan bekerjasama dengan perbankan hingga BUMN,” ungkap Mushaffa, di sela kunjungan ke Warung Batamuan, Minggu (11/10/2020.
Baginya UMKM sendiri sangatlah strategis perannya dalam rangka mendorong roda perekonomian dibidang mikro sekaligus menyerap tenaga kerja di sektor informal. Karena itulah pengembangan usaha mereka menjadi salah satu konsen utama pasangan AnandaMu yang mewakili kaum ibu dan millenial tersebut.
“Bahkan nantinya di Program Gendong ulun, tidak hanya UMKM yang sudah berkembang saja yang akan dibantu. Tapi masyarakat yang baru memulai usahanya pun juga akan difasilitasi melalui Rumah Perezekian,” tambah anggota DPRD Banjarmasin tiga periode itu.
Sementara itu, salah satu pedagang Warung Batamuan Acil Yurna berharap, nantinya ada perhatian lebih dari pemerintah kepada pelaku UMKM seperti dirinya, khususnya dalam hal permodalan usaha.
“Sempat sepi juga omset penjualan akibat Pandemi Covid-19, namun sekarang sudah mulai ramai. Yang kami butuhkan saat ini bantuan permodalan agar usaha kami bisa berkembang lebih baik lagi,” harapnya.
Dirinya mengaku saat ini cukup terbantu dengan kontribusi salah satu tokoh masyarakat disini, yang menyediakan dan menggratiskan lahan milik pribadinya untuk masyarakat mencari nafkah dengan cara berjualan di Warung Batamuan.
“Untungnya lahan tidak sewa, kami sangat terbantu dalam hal itu. Semoga nantinya lapak-lapak gratis untuk berjualan seperti ini juga dapat disediakan oleh Pemerintah agar semakin banyak UMKM yang mudah menjual produknya ke pasaran,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/ril)
Editor : Cell
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluAliansi BEM Kalsel Kembali Berunjuk Rasa, Mahasiswa Kembali Dikecewakan
-
HEADLINE3 hari yang laluTata Ulang Kawasan Simpang Empat Banjarbaru, Pedagang Bongkar Sendiri Bangunan
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluHMI se Kalsel Layangkan Delapan Tuntutan ke Wakil Rakyat
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluWarga Sidomulyo 1 Mengadu ke Kementerian HAM dan Kementerian Hukum
-
Hukum2 hari yang laluLima Tersangka dari 128,7 Kg Sabu Jaringan Narkoba Lintas Provinsi
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara16 jam yang laluKafilah HSU Apresiasi Malam Ta’aruf MTQ ke‑37 Kalsel


