Kabupaten Banjar
PD Pasar Bauntung Batuah Terancam Rugi Jika Pandemi Covid-19 Berlangsung hingga Desember
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA– Pandemi Covid-19 berimbas pada anjloknya penerimaan pajak pendapatan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Bauntung Batuah, Kabupaten Banjar. Jika kondisi ini terus berlangsung hingga Desember 2020, ada kemungkinan PD Pasar akan merugi.
Hal ini disampaikan Direktur PD Pasar Bauntung Batuah, Rusdiansyah terkiat kondisi perusahaan yang dipimpinnya. Meskipun semula ada target peningkatan kontribusi hingga Rp 600 juta pada tahun ini yang bersumber pada sejumlah penerimaan. Mulai dari sewa toko, jasa fasilitas temat parkir, jasa pelayanan retribusi kebersihan, ketertiban, pengelolaan MCK hingga jasa pelayanan fasilitas reklame dan sewa tanah.
Kepada Kanalkalimantan.com, Rusdiansyah tidak munafikan hingga kini mengalami keterpurukan dalam pemasukan daerah. Terlebih ada beberapa kebijakan yang digratiskan untuk meringankan beban para pedagang di seluruh pasar.
“Tentu kita hingga sekarang mengalami penurunan pendapatan lantaran melaksanakan pemutihan denda sewa toko hingga pengurangan retribuai sampai 50 persen. Ini berdampak terhadap pendapatan mungkin sampai Rp 300- 400 juta. Namun itu kita lakukan agar dapat mengurangi beban para pedagang di tengah pandemi covid-19,” jelasnya.
Rusdi mengatakan, kendati masih belum dapat memastikan dan menentukan berapa persen pengurangan pendapatan PAD yang diterima pada tahun ini, namun dirinya tetap optimis dapat meraih pendapatan di tengah pandemi.
“PAD kita setiap tahun selalu naik, namun ditahun ini kita tetap upayakan sekalipun terdampak pandemi kita masih ada kontribusi kepada pemerintah daerah, kita lihat dulu akhirnya. Semoga tidak sampai Desember 2020, kalo kondisinya masih seperti ini ya memungkinkan saja kita mengalami kerugian,” ungkapnya.
Sementara itu Andi salah seorang pedagang asal Pasar Batuah Martapura mengatakan, sangat bersyukur dengan kebijakan pemotongan retribusi PD Pasar Bauntung Batuah ditengah pandemi hingga Desember 2020. Sehingga para pedagang tidak terlalu diberatkan ditengah pemasukan yang terus merosot hingga sekarang ini.
“Tentu kami merasa sangat terbantu, kalau bisa ya terus menerus seperti ini, terlebih pembelian sekarang sangat sepi,” kata Andi. (kanalkalimantan.com/rdy)
Editor : Chell
-
HEADLINE2 hari yang laluProyek Strategis Kalsel: Jembatan Pulau Laut, Jalan Lintas Tengah, KEK Mekar Putih
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluPerkuat Peran Sub-urusan Jasa Konstruksi di Daerah, PUPR Kalsel Gelar Rakor
-
kampus3 hari yang laluYudisium FKIP ULM 2026 Luluskan 257 Mahasiswa
-
Kriminal Banjarmasin3 hari yang laluPolisi Ungkap Motif Penusukan Berakhir Nyawa di Sungai Jingah
-
HEADLINE2 hari yang laluPembebasan Lahan Bendungan Riam Kiwa Disiapkan Rp150 Miliar
-
Kalimantan Tengah2 hari yang laluSatgas PKH Sita Tambang Batu Bara Milik Samin Tan di Kalteng





