Kota Pontianak
Jangan Mudik! Operasi Ketupat Kapuas 2020 Polsek Pontianak Timur
KANALKALIMANTAN.COM, PONTIANAK – Polsek Pontianak Timur mulai menggelar operasi bersandi Ketupat Kapuas 2020. Operasi yang digelar di tengah pandemi Covid-19 itu juga untuk mencegah warga mudik.
Operasi Ketupat Kapuas itu serentak digelar mulai dari Polda, Polres, hingga Polsek di awal Ramadhan.
Pengamanan aktivitas masyarakat selama Ramadhan ditandai dengan pengamanan pasar Juadah di wilayah Pontianak Timur, pengaturan arus Lalin setiap sore menjelang buka puasa serta membagikan nasi kotak di perkampungan dan perumahan padat penduduk di wilayah Pontianak Timur.
Selama operasi Ketupat Kapuas 2020 semua personel itu akan fokus memberikan perlindungan, pelayanan masyarakat, dan memberikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19 di Pontianak Timur.
Kapolsek Pontianak Timur Kompol Sunaryo mengatakan, salah satu tugas personel operasi Ketupat Kapuas 2020 adalah mencegah masyarakat di kota Pontianak mudik, sesuai larangan yang dibuat pemerintah.
“Yang menjadi atensi pimpinan kita fokus diantaranya mencegah atau memutuskan penyebaran virus tersebut dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” kata Kompol Sunaryo.
Ditambahkan Kompol Sunaryo operasi Ketupat Kapuas 2020 berbeda dari operasi serupa tahun sebelumnya, operasi rutin tahunan itu pada Ramadhan kali ini dimajukan pelaksanaannya lantaran adanya larangan mudik dari pemerintah. (kanalkalimantan.com/bie)
Editor : kk
-
HEADLINE2 hari yang laluSepekan Cuaca Kalsel Cerah Berawan, Ada Potensi Hujan Ringan Lokal
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla dan Kekeringan
-
HEADLINE3 hari yang laluKasus Kapal Virgo Transport 8 Diserahkan ke Mabes Polri
-
HEADLINE3 hari yang laluPolda Kalteng Tetapkan Delapan Tersangka Karhutla, Dua Berstatus PNS
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluTindaklanjuti Laporan Masyarakat, Satpol PP tertibkan Pedagang di Jalan Sekumpul
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluKalak BPBD Kapuas: Tanggap Darurat Karhutla dan Kekeringan 14 Hari ke Depan


