Connect with us

Kabupaten Kapuas

Pemkab Kapuas Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla dan Kekeringan

Diterbitkan

pada

Pemkab Kapuas memperpanjang status tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan hingga 13 Oktober 2026 mendatang. Foto : ags

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas memperpanjang status tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan hingga 13 Oktober 2026 mendatang.

Perpanjangan tersebut ditetapkan berdasarkan hasil rapat evaluasi penanggulangan darurat Karhutla serta kekeringan di Posko Induk Satgas Karhutla di halaman kantor BPBD Kapuas, Selasa (29/9/2026).

Rapat dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Dodo, didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kapuas Pangeran S Pandiangan diikuti sejumlah unsur, TNI, Polri, dan instansi lain yang terlibat dalam penanganan Karhutla dan kekeringan.

Wakil Bupati Dodo mengatakan, status tanggap darurat yang sebelumnya berakhir pada 29 September 2026 diperpanjang selama 14 hari kedepan, terhitung mulai 30 September hingga 13 Oktober 2026.

Baca juga : Layanan Tukar Valas dari BRI Money Changer, Kini Lebih Mudah dan Lebih Dekat

“Hari ini kita rapat evaluasi terhadap bagaimana perkembangan dan penanganan Karhutla. Sekaligus hari ini berakhirnya masa tanggap darurat,” ujar Wabup Dodo.

Perpanjangan status tanggap dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi karhutla yang masih saja terus terjadi dan belum menunjukan tanda-tanda akan berakhir.

Kondisi cuaca menjadi salah satu tolak ukur, dalam menentukan apakah status tanggap darurat masih diperlukan atau dapat diturunkan menjadi siaga.

Wabup Dodo menyebut, hujan alami dengan intensitas yang lebih tinggi, diperkirakan mulai memasuki masa transisi menuju musim hujan pada pertengahan Oktober.

Baca juga : Kedai Kopi Desa Online, Transformasi Digital Pelayanan Pemerintahan Desa di HSU

“Makanya tadi kita menyepakati bahwa untuk masa tanggap darurat yang berakhir tanggal 29 September ini kita perpanjang sampai dengan tanggal 13 Oktober,” ujarnya.

Dia berharap, memasuki pertengahan Oktober, hujan dapat lebih sering turun dengan intensitas tinggi, sehingga kondisi Karhutla dapat benar-benar terkendali. Dengan sudah tidak adanya lagi titik api yang muncul secara signifikan, maka kabut asap semakin berkurang.

Baca juga : Kasus Kapal Virgo Transport 8 Diserahkan ke Mabes Polri

“Kalau sampai tanggal 13 nanti misalnya hujannya sudah intensitas cukup tinggi, artinya titik api sudah tidak ada, asap tidak ada, ya kita akhiri masa tanggap darurat itu. Kita tinggal pemulihan,” jelasnya.

Dengan perpanjangan ini, penanganan Karhutla dan kekeringan di Kapuas masih akan terus dilakukan. Koordinasi lintas sektor dimaksimalkan, hingga nantinya Kapuas aman dari karhutla serta kabut asap, dan pemulihan dapat dilakukan. (Kanalkalimantan.com/ags)

Reporter : ags

Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca