Kalimantan Selatan
Jumlah ODP Fluktuatif, Ini Penjelasan Gugus Tugas Kalsel
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kalimantan Selatan setiap harinya fluktuatif. Tergantung dari masa inkubasi virus Covid-19 selama 14 hari.
Juru Bicara Gugus Tugas P3 Covid-19 Kalsel Muhammad Muslim menjelaskan, jika masa inkubasi ODP sudah memenuhi 14 hari dan dinyatakan sudah selesai, otomatis jumlah ODP secara keseluruhan akan berkurang.
“Namun juga, yang teridentifikasi baik melalui pintu-pintu masuk yang sudah ada pembatasan, baik penerbangan dan jumlah penumpang, maka akan masih ada (ODP baru),†beber Muslim di Banjarbaru, Sabtu (11/4/2020) sore. Sehingga diakui Muslim, jumlah ODP di Kalsel memang selalu naik dan turun.
Di samping itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ini menambahkan, para petugas medis di lapangan terus bekerja untuk menemukan atau tracking kontak-kontak maupun beberapa cluster yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Oleh karena itu, ini akan terjadi fluktuasi data-data, baik itu ODP maupun PDP (pasien dalam pengawasan),†lugas Muslim.
Seperti diketahui, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kalimantan Selatan tercatat kembali merangkak. Data dari Gugus Tugas P3 Covid-19 Kalimantan Selatan pada Sabtu (11/4/2020) sore pukul 16:00 Wita, jumlah ODP sebanyak 1.194 orang, atau melonjak 10 orang jika dibandingkan pada Sabtu pagi.
Jika sebelumnya Kota Banjarmasin mencatat jumlah ODP tertinggi, maka kali ini Kabupaten Tanah Bumbu mencatat ODP tertinggi berjumlah 240 orang. Disusul oleh ibu kota provinsi Kalsel itu sebanyak 232 orang, dan Kota Banjarbaru sebanyak 222 orang.
Sedangkan Kabupaten Tapin mencatat jumlah ODP paling sedikit, sebanyak 14 orang. Kemudian, disusul oleh Kabupaten Barito Kuala sebanyak 25 orang dan Kabupaten Hulu Sungai Utara sebanyak 26 orang. (Kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : Cell
-
Bisnis2 hari yang laluBank Kalsel Resmi Menjadi Bank Devisa
-
Bisnis2 hari yang laluBank Kalsel Mulai Operasional Bank Devisa, Layani Transaksi Internasional
-
HEADLINE2 hari yang laluSiti Nur Adlina dari MA Hidayatullah Martapura, Terpilih Anggota Paskibraka Nasional 2026 Wakili Kalsel
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluBupati HSU Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025, Surplus Rp180,46 M
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluProduk UMKM Unggulan HSU Semarakkan Bazar MTQ ke‑37 di Batola
-
DPRD Kota Palangka Raya2 hari yang laluKetua DPRD : Jangan Takut Beri Data Informasi ke Petugas Sensus


