Kota Banjarbaru
Kumpulkan Sopir Angkutan Umum dan Pelajar, Atensi Dishub Antisipasi Covid-19
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Langkah antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) yang dijalankan Pemerintah Kota (Pemko) juga tidak terlepas dari fasilitas transportasi umum yang ada di kota Banjarbaru.
Dinas Perhubungan (Dinas) menindak lanjuti penetapan siaga darurat bencana virus corona memanggil seluruh sopir angkot yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda), Rabu (18/3/2020).
“Hari ini kita telah mengadakan sosialisasi dengan para sopir umum dan juga sopir angkutan pelajar di Banjarbaru. Ini upaya kami untuk memberikan informasi awal kepada sopir angkutan pelajar dan kawan-kawan Organda, bagaimana tata cara pencegahan virus corona,†kata Kadishub Banjarbaru Ahmad Yani Makkie.
Menurut Yani Makkie -sapaan akrabnya, pencegahan penyebaran virus corona di angkutan umum menjadi salah satu yang harus diperhatikan. Pasalnya, tranportasi umum menjadi sarana yang digunakan banyak orang. Persoalan yang harus dihadapi saat ini, kata Yani, ialah tidak adanya alat di angkutan umum yang bisa mengidentifikasi adanya orang yang berpotensi sakit.
“Untuk itu kita menyampaikan kepada teman-teman sopir angkutan umum maupun angkutan pelajar untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Khusus yang mengangkut pelajar,†kata Kadishub Banjarbaru.

Kadishub Banjarbaru Ahmad Yani Makkie. Foto: rico
Selain itu, Dishub Banjarbaru juga berencana akan melakukan penyemprotan disinfektan maupun penyediaan hand sanitizer di seluruh armada angkutan. Tercatat, saat ini ada 65 angkutan pelajar dan 125 angkutan umum yang beroperasi di Banjarbaru.
Dishub Banjarbaru juga berencana menyebarkan stiker imbauan pencegahan virus corona. Razia layak pakai kendaraan yang nantinya akan digelar Pemko Banjarbaru, juga menjadi ajang untuk sosialiasi pencegahan virus corona.
Lantas, apakah ada wacana menghentikan operasional angkutan di Banjarbaru nantinya jika kasus corona semakin membludak?,
Terkait hal ini, Kadishub Banjarbaru masih belum dapat memastikan apakah wacana tersebut akan segera diterapkan. Ia menyatakan bahwa hal itu bisa saja dilakukan, namun tetap menunggu arahan dari Kementrian Perhubungan.
“Sampai saat ini kita belum ada mendapatkan arahan itu. Tapi kalau memang surat edarannya sudah keluar, maka kita siap melaksanakannya. Teman-teman sopir juga menyatakan siap jika operasional angkutan dihentikan dengan situasi akibat virus corona ini,†pungkas Yani. (kanalkalimantan.com/rico)
Editor : bie
-
HEADLINE3 hari yang laluLisa Tak Sebut Nama Pengganti Wartono, Delapan Partai Pengusung Punya Peluang
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPameran Sulam Sugul Khas Banjar Catat Transaski Rp228 Juta
-
HEADLINE2 hari yang laluListyo Sigit Prabowo Cs Diduga Sadap Prabowo sejak 2025
-
HEADLINE2 hari yang laluAntisipasi Luapan Air, Grill Drainase Mampet di Panglima Batur Dibersihkan
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluStudi Banding ke RMU di Demak, Bupati Kapuas Genjot Ketahanan Pangan Daerah
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluMasterplan IAD HSU 2026–2030 Buka Peluang Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekosistem Rawa



