Kota Banjarmasin
Update: Jasad Pria yang Meninggal di Kamar Hotel Sudah Dibawa Pihak Keluarga
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Setelah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di salah satu kamar hotel di Banjarmasin pada Kamis (6/2/2020) siang, jasad Rahmad (44) warga Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong dibawa pulang pihak keluarga.
Informasi ini didapat oleh salah satu rekanan emergency di Banjarmasin, Alay, saat dihubungi pada Kamis (6/2/2020) malam. “Betul, sudah dibawa pulang,†katanya melalui pesan singkat.
“Keluarganya yang dari Banjarmasin tinggal di kawasan Handil Bakti, dan keluarga dari Tanjung berangkat ke Banjarmasin pukul 14:30 Wita,†tambahnya.
Baca juga: BREAKING NEWS. Pria Tewas di Satu Kamar Hotel di Banjarmasin
Seperti diketahui, Rahmad (44) ditemukan tak bernyawa di kamar 309 salah satu hotel di Banjarmasin. Berdasarkan keterangan yang didapat, sekitar pukul 11.35 Wita salah satu saksi, Aris Fauzan kepala seksi kamar ingin menanyakan kepada Rahmad yang ingin check-out atau melanjutkan sewa kamar, dengan cara melakukan kontak telepon kamar hotel.

Pria yang ditemukan meninggal di salah satu kamar hotel di Banjarmasin. foto: polsek banjarmasin barat
“Namun telepon tidak diangkat kemudian saksi Aris Fauzan menghubungi nomor ponsel yang tercacat di buku tamu hotel namun tidak diangkat,†kata Kapolsek Banjarmasin Selatan AKP Idit Aditya.
Baca juga: Tak Angkat Telepon Pihak Hotel, Dicek ke Kamar Ternyata Sudah Meninggal
Kemudian, Aris memanggil saksi lainnya Yudi Oka Mahendra yang bertugas sebagai Room Servis. Keduanya langsung masuk ke dalam kamar dan mendapati korban posisi diatas kasur dengan keadaan tertelungkup di atas meja samping kasur kamar.
“Kemudian pihak hotel berinisiatif memanggil dokter dari Rumah Sakit Siaga yang kemudian dilakukan pengecekan oleh pihak dokter rumah sakit siaga dan dinyatakan oleh dokter rumah sakit siaga bahwa korban telah meninggal dunia,†tambahnya.
Kapolsek Banjarmasin Selatan AKP Idit Aditya melalui Kanit Reskrim Iptu Ganef Bringandono menambahkan, dari hasil olah TKP, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. “Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,†kata Iptu Ganef. (kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : Bie
-
HEADLINE2 hari yang laluKasus Korupsi IUP di Tabalong: Plt Kadis ESDM Kalsel Sebut Terkait Galian C
-
HEADLINE1 hari yang laluJerit Warga Kalsel Pertamax Melonjak
-
HEADLINE2 hari yang laluNaik 31,8 Persen, Pertamax Jadi Rp17.000 di Kalsel
-
HEADLINE14 jam yang laluKucuran Dana Seret, Operasional Dapur MBG di Banjarbaru Terhambat
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluWali Kota Lisa Halaby: Pola Hidup Sehat Jadikan Gaya Hidup Sehari-hari
-
HEADLINE2 hari yang laluKasus Korupsi IUP di Dinas ESDM Kalsel, Begini Respon H Muhidin dan H Supian HK

