HEADLINE
Ini Penyebab Matinya Ribuan Ikan Keramba Apung di Batola
MARABAHAN, Dinas Perikanan Kabupaten Barito Kuala (Batola) sebut tingginya curah hujan hingga masuknya air kerukan sungai dari program serasi, merupakan dampak dari naiknya pH air, sehingga berimbas pada matinya ribuan ikan milik pembudidaya keramba jaring apung di Batola.
“Setelah kita lakukan penelusuran adapun dugaan sementara penyebab matinya ikan di keramba ini akibat terkontaminasi air asam yang berasal dari kerukan fungsi program serasi, hingga naiknya air sungai dari perkebunan kelapa sawit,” jelas Suyud Plt Dinas Perikanan Batola.
Sebelumnya diakui Suyud pihaknya sendiri sudah meminta bantuan kepada balai benih untuk melakukan analisa kondisi air terkini, yang sangat tergantung pada air baku, sehingga curah hujan hujan yang cukup tinggi membuat banyaknya air baru yang terbawa ke sepanjang alur sungai Barito. Perubahan iklim dan habitat dari perikanan mengakibatkan terganggunya perkembangan jenis ikan patin dan nila.
Baca: BREAKING NEWS. Ribuan Ikan Keramba Jaring Apung di Batola Mati Mendadak!
“Untuk saat ini kami mengharapkan kepada pembudidaya untuk menangguhkan budidaya dengan jumlah yang kecil, kita sudah mendapat informasi itu dari balai benih, sehingga ikan yang berada di habitatnya merasa asing stres dan mengalami kematian,” katanya.
Ditanya imbauan kepada para petambak sendiri, Suyud menambahkan, hingga akhir Desember kemarin sudah melakukan uji lab yang mana kondisi air pada saat itu masih normal, namun memprediksi adanya perubahan kadar air di awal Januari hingga beberapa pekan ke depan.
Baca: Kurangi Dampak Kerugian, Petani Keramba Ikan di Batola Panen Lebih Awal
“Semua sudah kita beri peringatan pada ada petambak, pada awal musim penghujan ini, namun beberapa normalisasi pengairan dari program serasi sedikit banyak berpengaruh pada air di tempat kita, namun ini biasanya akan normal kembali nantinya secara alamiah,” pungkasnya. (Eno)
Editor : bie
-
HEADLINE2 hari yang laluHaul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Sejak Kecil Sudah Punyai Keistimewaan
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluDijadikan Staf Ahli, Ini Kata Mantan Sekda Banjarmasin Ikhsan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluMusrenbang RKPD 2027, Pemkab HSU Sinergikan Prioritas Pembangunan Daerah
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluInstruksi Wali Kota Lisa Putar Lagu Indonesia Raya Setiap Hari
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluCek Program REDD+ di Cempaka, Ini Kata Kadishut Kalsel
-
Kota Samarinda3 hari yang lalu44 Kios dan Ruko Terbakar di Pasar Segiri Samarinda





