HEADLINE
Mengerikan, Angin Ribut Porak-Porandakan Bandara Syamsuddin Noor!
Sejumlah bangunan di bandara mengalami kerusakan parah akibat angin ribut kemarin malam. Mulai dari ambruknya baliho raksasa yang menimpa dua mobil hingga ambrolnya dua plafon bandara. Kengerian dialami para penumpang di ruang kedatangan. Seperti apa?
BANJARBARU, Hujan deras disertai angin ribut yang terjadi di Banjarbaru, Senin (13/11) pukul 21.30 Wita hingga 01.00 Wita, menyebabkan kerusakan parah di sejumlah lokasi. Bahkan, plafon bandara Syamsuddin Noor pun jebol dan baliho besar yang ada dibandara ambruk menimpa sejumlah kendaraan.  Untungnya tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Bangunan bandara yang tentunya memiliki standar tinggi itu, ternyata tak mampu menahan kuatnya amukan angin dan hujan. Kencangnya terpaan angin disertai hujan dan petir itu pun dirasakan sejumlah penumpang yang ada di areal bandara.
Tak ayal, para penumpang pun nampak panik dan khawatir. Benar saja, tak beberapa lama kemudian terdengar suara “buummmmâ€Â. Beberapa orang yang ada di luar ketika itu langsung berhambur, menyaksikan sebuah baliho besar yang ada di dekat parkiran VIP bandara ambruk!
Dua kendaraan roda empat berjenis Toyota Rush dan Toyota Hilux menjadi korban robohnya baliho raksasa berukuran 4 x 36m yang terbuat dari kerangka baja ringan tersebut. (Baca: Pihak Bandara Tanggung Kerusakan Kendaraan).
Kejadian selanjutnya tak kalah seramnya. Sekitar pukul 09.50 Wita, juga terdengar suara retakan yang disusul ambrolnya plafon di dalam ruang kedatangan dan lobi di dekat Dunkin Donnuts. Para penumpang Garuda Airlines yang baru landed dari rute Jakarta – Banjarmasin di ruang tunggu kedatangan panik dan lari berhamburan menghindari bahan material yang berjatuhan dari bagian atas bangunan.
“Astaghfirullah… astaghfirullah…… awas!!.. Awassss.. jatuh,†teriak para penumpang sambil lari mencari tempat aman.
Salah seorang penumpang yang ditemui usai kejadian tersebut menceritakan bagaimana suasana kegerian di bandara. Saifudin (42) yang datang menjemput kerabatnya mengisahkan bagaimana orang berlalu-lalang dan serba panik.
“Untung beberapa petugas sigap menunjukkan tempat yang aman untuk berlindung,†ungkapnya.
-
HEADLINE3 hari yang laluRudy Ariffin Gubernur Kalsel 2005-2010 dan 2010-2015 Wafat
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluLantik 23 Pembakal, Bupati Banjar Minta Pembakal Rangkul Semua Pihak
-
HEADLINE2 hari yang laluTiga Dekade Menanti Rumah Ibadah GBI Kemah Kesaksian Banjarmasin
-
HEADLINE3 hari yang laluBPBD Kalsel: 2.586 Kejadian Karhutla, Luas Terbakar 16.539,65 Hektare
-
HEADLINE11 jam yang laluPrakiraan BMKG: Cuaca Kalsel Sepekan Ada Potensi Hujan Ringan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPerbaiki Atap Bangunan, Seorang Pekerja di Sungai Sipai Tersetrum


