Kanal
TPA Tabing Liring Terima Ekskavator dari Kementerian PUPR
AMUNTAI, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tabing Liring di Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mendapatkan bantuan 1 alat berat ekskavator dari Kementerian PUPR RI. Bantuan diserahkan melalui Dinas Perumahan, Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim LH) Kabupaten HSU, alat berat tersebut tiba di TPA Tabing Liring pada Selasa (10/12) lalu.
Bantuan alat berat pengeruk ini sebagai langkah mempermudah dan mempercepat proses pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir sampah.
Kabid Pengelolaan Sampah Limbah dan Peningkatan Kapasitas Disperkim LH HSU Najeriansyah kepada Kanalkalimantan.com, Sabtu (14/12) mengaku bersyukur TPA Tabing Liring mendapatkan bantuan 1 unit alat berat tersebut dari Kementerian PUPR RI tahun anggaran 2019.
“Insya Allah akan sangat bermanfaat bagi kita untuk pengelolaan sampah di TPA, mudahan-mudahan tahun depan kita bisa mendapatkan bantuan lagi dari Kementeriaan,†ungkap Najeri –biasa disapa-.
Menurut Najeri, ekskavator merk Volvo bantuan Kementerian PUPR ini, menambah kemampuan kerja dari dua buah alat berat yang sudah dimiliki TPA Tabing Liring. Secepatnya bakal dioperasikan akhir tahun ini atau di awal tahun 2020, sambil menunggu persiapan pemeliharaan.

Sekadar diketahui, ujar Najeri, jumlah sampah yang masuk dan diproses di TPA Tabing Liring mencapai 55,10 ton perhari. “Tentud engan adanya penambahan 1 unit alat berat diharapkan proses dapat lebih cepat dan efesien,†akunya.
Sebelumnya di tahun 2018, Pemkab HSU mendapat bantuan dari Kementerian PUPR berupa instalasi pengolahan lumpur tinja senilai Rp 6,5 miliar di TPA Tabing Liring.
Najeri menyebut, selama ini proses pengelolaan sampah tidak sepenuhnya diolah atau diproses di TPA, ada sebagian sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga yang tidak dibawa ke TPA. Karena sebagian sudah diproses pada unit-unit bank sampah yang ada di seluruh Kabupaten HSU.
Seperti di bank sampah unit desa, bank sampah unit SKPD, bank sampah sekolah dan Bank Sampah Induk Buncu Elha. “Kita harapkan dengan adanya pengelolaan sampah yang lebih awal di unit-unit tersebut, umur dari TPA semakin panjang,†ujar Najeri.
Selain itu, Najri menambahkan sebagian sampah juga sudah dikelola pemulung yang setiap hari berkeliling kota Amuntai dan sekitarnya.
“Di Kabupaten HSU juga sudah terdapat 5 buah TPST 3R bantuan Kementerian PUPR yang melaksanakan pengelolaan persampahan sistem 3R (reuse, reduce, recycle),†sebutnya.
Dirinya berharap, dengan total 145 lebih bank sampah yang tersebar di beberapa desa seluruh HSU pengelolaan sampah di tingkat terbawah semakin meningkat. (dew)
Editor : Bie
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluAbsensi Digital SITELADAN Mulai Diterapkan, 536 Guru Non ASN di HSU Gunakan Sistem Biometrik
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluTPP ASN Pemprov Kalsel Naik 26 hingga 98 Persen
-
Hukum2 hari yang laluDirjenpas Mashudi Mundur Buntut Hunian Mewah di Lapas Cibinong
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluWali Kota Lisa Halaby: Ketersedian “Piring Makan” Harus Terjaga
-
HEADLINE2 hari yang laluNakhoda Kapal Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditahan di Polda Kalsel
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPencanangan Kamis Hanjak Berbudaya di SMPN 2 Pulau Petak


