Kota Banjarbaru
Jelajah Khazanah Anggrek di Edupark Balai Litbang LHK Banjarbaru, Dari yang Langka hingga Supermini!
BANJARBARU, Bagi pecinta tumbuhan terutama jenis Anggrek (Orchidaceae), kini dapat menikmati dan mengetahui lebih jauh tentang tanaman berbunga cantik ini di Kota Banjarbaru. Sebab Balai Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Banjarbaru telah meresmikan sebuah kawasan bernama Anggrek Edupark, pada Rabu (30/10) pagi.
Anggrek Edupark secara resmi dibuka untuk umum, yang mana dibuatnya kawasan ini merupakan hasil kerja sama antara Balai Litbang LHK Banjarbaru dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Menurut Kepala Balai Litbang LHK Banjarbaru, Ir Tjuk Sasmito Hadi, alasan mengapa pihaknya memilih tumbuhan Anggrek sebagai kawasan edukasi, lantaran tumbuhan ini sangat populer di masyarakat. Apalagi, Anggrek memiliki spesies yang cukup banyak mencapai 5.000 dan ada sekitar 2.000 hingga 3.000 spesiesnya di pulau Kalimantan.
“Dibukanya kawasan Anggrek Edupark ini, karena kita ingin mengkonservasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya kaum mileinal. Karena karena kalau mengkonservasi anggrek, artinya juga mengkoservasi hutan dan lingkungan.Tanpa hutan, Anggrek tidak ada,” katanya kepada Kanalkalimantan.com.
Ada sebanyak 38 spesies Anggrek yang dapat ditemui di kawasan Anggrek Edupark yang memiliki luas 9,3 hektare ini, terintegrasi dengan kantor Balai Litbang LHK Banjarbaru. Bahkan, sejumlah spesies Anggrek langka juga bisa ditemui seperti halnya Anggrek Hitam.
Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat menemukan spesies yang unik yaitu Anggrek supermini bernama Oberonia Nitidicauda berukuran 1 milimeter. Sehingga, pengunjung perlu menggunakan lensa pembesar untuk dapat melihatnya.
Tjuk Sasmito, mengatakan pihaknya akan terus menambah koleksi spesies Anggrek dan mengembangkan kawasan Anggrek Edupark dikedepannya. Dirinya juga mengajak mitra bisnis dan masyarakat terutama kaum milenial untuk terus melestarikan tumbuhan Anggrek, sebab jika tidak maka akan terancam punah.
“Balai ini memang kita harapkan menjadi sebagai Eco Office. Jadi di masa depan, kita berkerja tidak hanya di kantor, tapi bisa menikmati juga lingkungan. Kantor Balai Litbang LHK ini sering dikunjungi kaum milenial yang masih berstatus pelajar, untuk berwisata. Maka dari itu, tujuan edukasi Anggrek ini kepada para generasi muda,” lanjutnya.
Sementara itu, Pimpinan BRI Cabang Martapura, Puji Widayati Nuryani, mengakui dibukanya kawasan Anggrek Edupark ini memang telah rama direncanakan. Selain alasan dirinya mengagumi tumbuhan Anggrek, kegiatan ini juga merupakan bentuk kepedulian BRI terhadap pelestarian ragam hayati.
“Tentunya kita berharap generasi muda mengenal keaneka ragaman hayati terutama Anggrek. Sehingga mereka bisa menjadi pecinta lingkungan, karena anggrek kekayaan alam Indonesia. Sekarang sudah ada wadahnya, disini (Anggrek Edupark),” terangnya.
Puji juga mengungkapkan, disetiap spesies Anggrek terdapat label yang mencatut nama latin berbagai spesies Anggrek, sehingga memudahkan edukasi kepada pelajar dan pengunjung. (Rico)
Editor : Chell
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluAliansi BEM Kalsel Kembali Berunjuk Rasa, Mahasiswa Kembali Dikecewakan
-
HEADLINE3 hari yang laluTata Ulang Kawasan Simpang Empat Banjarbaru, Pedagang Bongkar Sendiri Bangunan
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluHMI se Kalsel Layangkan Delapan Tuntutan ke Wakil Rakyat
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara21 jam yang laluKafilah HSU Apresiasi Malam Ta’aruf MTQ ke‑37 Kalsel
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluWarga Sidomulyo 1 Mengadu ke Kementerian HAM dan Kementerian Hukum
-
Hukum2 hari yang laluLima Tersangka dari 128,7 Kg Sabu Jaringan Narkoba Lintas Provinsi




