Kabupaten Banjar
Dijadikan Jalur Alternatif Roda 2, Warga Blokir Jalan Sungai Lulut
MARTAPURA, Gerah lantaran lahannya digunakan sebagai jalan alternatif kendaraan roda dua,  pemilik lahan menutup jalan alternatif di Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Jalan tersebut selama ini merupakan akses penghubung antara Kabupaten Banjar dengan Kota Banjarmasin.
Merasa terganggu seringnya dilintasi masyarakat, sejak beberapa hari terakhir jalan di Karya Tani RT 1,Kecamatan Sungai Tabuk, diportal oleh warga. Adapun jalan yang meliputi RT 1 ,2 dan 3 ini kerap dijadikan jalan alternatif sebagai imbas menghindari kemacetan lalu lintas di kawasan Pasar Sungai Lulut jalan Martapura Lama.
Menurut Awi, salah seorang pemilik lahan di desa Sungai Lulut mengatakan, penutupan jalan ini sebagai bentuk protes demi menjaga kenyamanan dan mengantisipasi agar jalan umum yang digunakan mereka dalam beraktivitas sehari-hari tidak tambah rusak.
“Jalan ini merupakan jalan saya pribadi, ya terserah saya untuk memortal jalan ini. Ada jalan yang disediakan pemerintah daerah, namun tidak dilalui warga, semoga pemerintah dapat memperhatikan itu, lagi pula kali orang pada banyak yang lewat sini jalan dan jembatan kecil di sini mudah rusak,” singkatnya.


Menanggapi hal tersebut, pihak kelurahan Sungai Lulut Hudan Azzurri mengatakan, jalan yang diportal warga tersebut bukan jalan rekomendasi yang seharusnya dilalui masyarakat umum. Sehingga wajar warga di tempat tersebut melakukan pemortalan mengingat jalur tersebut merupakan tanah hak miliknya peribadi.
“Jadi sebenarnya itu bukan jalur jalan alternatif yang disediakan oleh pemerintah. Namun karena warga sudah terbiasa dan sering lewat situ, makanya kasus ini jadi viral, ya sebenarnya itu bukan jalan umum, wajar saja mereka mempertahankan jalan itu,” katanya. (Rendy)
Editor : Chell
-
PTAM INTAN BANJAR1 hari yang laluDistribusi Air ke Pelanggan PTAM Berangsur Normal, Penyambungan Pipa Transmisi BPAM Banjarbakula Selesai
-
HEADLINE3 hari yang laluEl Nino Diprediksi hingga 2027, Risiko Kekeringan dan Berkurangnya Air Bersih
-
Kalimantan Tengah3 hari yang laluWarga Palangka Raya Terus Menerus Hirup Asap Pekat, Desak Status Bencana Nasional
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluSudah 630 Hektare Lahan Terbakar, Pemkab Banjar Siapkan 150 Personel Gabungan
-
Hukum1 hari yang laluKlaim Dana Nasabah Hilang Rp17 Miliar di BTN
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla Selama Dua Pekan



