Hukum
Polisi Usut Motif Pembunuhan Mutilasi di Hampang Kotabaru
KOTABARU, Polisi terus mengusut motif pembunuhan dengan mutilasi terhadap korban bernama Muhammad Tabrani (35), yang ditemukan tewas di dekat sawah, Dusun Gadang RT 5 RW 2 Desa Cantung Kanan Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, Minggu (17/2). Diduga, pelaku dalam peristiwa ini tidak tunggal.
Dari keterangan warga, Tabrani yang juga merupakan warga setempat diketahui hendak mencari kepiting di lokasi. Namum tidak diketahui sebab musababnya, hingga korban akhirnya ditemukan tewas dengan kondisi kepala terpenggal dan kedua tangan putus.
Kabar mengagetkan ini pun, langsung dilaporkan warga ke polisi. Setelah melakukan pencarian kepala korban sejak Minggu (17/2), Polsek Hampang, Kotabaru, akhirnya menemukan kepala korban korban yang dibuang di jurang, berjarak sekitar 4 km dari lokasi penemuan jenazah pada Senin (18/2). Demikian seperti dilansir Tribunnews.com.
“Setelah kami lakukan pencarian hingga malam karena kawasan pegunungan masih sulit ditemukan, hingga akhirnya dilanjutkan di pagi hari. Senin pagi sekitar pukul 09.00 Wita di sekitar persawahan, bagian kepala korban baru kami temukan bersama masyarakat yang jaraknya sekitar 4 Km arah Km 77,” kata Kapolsek Hampang, Ipda Marjoko.
Sementara, Kapolsek Hampang melalui Kanit Reskrim Bripka M Syolikin, memperkirakan pelaku pembunuhan lebih dari satu orang. “Kalau dilihat pelakunya memang lebih dari satu orang,†katanya.
Ia merinci, polisi pertama mendapat laporan dari Ketua RT setempat. Jenazah korban pertama kali ditemukan seorang wanita yang sedang berjalan kaki dari rumah ke pondoknya. Di tengah jalan, ia melihat ada tubuh yang tergeletak. Awalnya, ia mengira tubuh tersebut adalah orang yang sedang tiduran. Namun, saat ia mendekat dan mencoba membangunkan, ternyata mayat yang sudah dalam kondisi tanpa kepala.(rico)
Editor : Chell
-
HEADLINE2 hari yang laluDinas ESDM Kalsel Digeledah Kejaksaan, TNI Berjaga Ketat
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluRespon Cepat Tangani Genangan, Wali Kota Lisa Cek Pekerjaan Drainase A Yani
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluPenguatan Kapasitas Pemangku Kepentingan di Sektor Kebinamargaan, PUPR Kalsel Gelar Sosialisasi Peraturan Bina Marga
-
HEADLINE2 hari yang laluPNS Dinas ESDM Kalsel Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Izin Pertambangan di Tabalong
-
HEADLINE2 hari yang laluPNS Dinas ESDM Kalsel Disebut Terima Rp1,2 M dari Izin Tambang di Tabalong
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluKalsel Dukung Cetak Sawah 2026 Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

