Kanal
176 Orang Ikut Pelatihan 10 Paket Kejuruan di BLK HSU
AMUNTAI, Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Abdul Wahid HK berharap Balai Latihan Kerja (BLK) dapat mengurangi angka pengangguran di Kabupaten HSU.
Hal tersebut diungkapkannya dihadapan 176 peserta pelatihan keterampilan berbasis kompetensi yang diadakan Dinas Penananam Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Kabupaten HSU, di Balai Latihan Kerja (BLK), Senin (15/10).
Bupati HSU menyambut baik adanya pelaksaan kegiataan pelatihan keterampilan berbasis kompetensi, karena materi latihan kerja yang disediakan sangat dibutuhkan dunia kerja di Kabupaten HSU.
“Dengan adanya pelatihan ini, ke depan dapat mengurangi angka pengangguran setelah peserta yang ikut serta membuka lapangan pekerjaan sendiri,†harap Wahid.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Naker HSU M Syarif F Noor mengatakan, pelatihan keja bertujuan memberikan tenaga kerja memiliki basis kompetensi, professional, dan punya daya saing tinggi. “Bisa memenuhi pasar kerja atau mungkin bisa membuka lapangan kerja sendiri bahkan untuk orang lain,†katanya.
Program pelatihan ini dilaksanakan mulai 15 Oktober sampai 29 November 2018 dengan jumlah 220 waktu jam pelajaran. Ada 10 paket kejuruan yang ditawarkan selama program pelatihan ini, antara lain komputer dasar, teknisi komputer, menjahit tata busana, menjahit busana wanita tingkat lanjut, instalasi penerangan, las listrik, mekanik mobil, mekanik sepada motor, tata boga, meubelair alumunium.
Syarif juga menyampaikan, peseerta pelatihan diikuti 176 orang, teridir 119 pria dan 57 perempuan yang dibagi 10 paket kejuruan program pelatihan, setiap 1 paket diikuti 16 orang.
“Ada 318 orang yang mendaftar pelatihan sebelum terseleksi menjadi 176 orang,†kata Syarif.
Ia menambahkan, metode pelatihan sendiri terbagi menjadi 2 yaitu teori dan praktek langsung. Sumber dana pelatihan dari dana APBD HSU tahun 2018 DPMPTSP Naker dengan total anggaran sebesar Rp 630.525.000.
Syarif mengatakan, sebelumnya ada kegiatan pelatihan menggunakan dana APBN dengan total anggaran Rp 1,5 miliar dengan 3 tahap. Tahap pertama untuk 9 kejuruan dengan total peserta 144 orang, tahap kedua ada 10 kejuruan dengan total peserta 160 orang, dan tahap ketiga, 5 kejuruan dengan total peserta 90 orang.
“Dari program pelatihan bersumber dana APBN sudah ada 88 orang yang sudah berwirausaha sendiri,†pungkas Syarif. (dew)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
HEADLINE2 hari yang laluGubernur Kalsel Takkan Cabut Usulan Taman Nasional Meratus
-
HEADLINE2 hari yang lalu7 Tuntutan Pengunjuk Rasa di Kantor Gubernur Kalsel, Tolak Taman Nasional Meratus!
-
HEADLINE18 jam yang laluTolak Cabut Usulan Taman Nasional Meratus ‘Kado’ Hari Lingkungan Hidup Sedunia
-
HEADLINE2 hari yang laluBREAKING NEWS! Mahasiswa Demo di Kantor Gubernur Kalsel
-
HEADLINE2 hari yang lalu“Koin Keadilan” untuk Warga Sidomulyo 1 Banjarbaru
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluMahasiswa Banua Anam Minta Wilayah Hulu Sungai Diperhatikan



