Hukum
Diduga Mengandung Kokain, 4.364 Liquid Vape Disita
KANALKALIMANTAN.COM, BANDARLAMPUNG – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengungkap indikasi kandungan kokain dalam 4.364 cartridge liquid vape yang berhasil diamankan. Jika hasil pengujian mengonfirmasi kandungan tersebut, nilai pasar seluruh barang bukti diperkirakan mencapai Rp34,91 miliar.
Komandan Kodaeral III, Laksamana Muda TNI Uki Prasetia mengatakan, indikasi kandungan kokain diketahui setelah barang bukti diperiksa bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Lampung serta Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung menggunakan alat narco test.
“Setelah kami lakukan pengecekan barang bukti bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Lampung serta BNNP Lampung menggunakan alat narco test, menunjukkan adanya indikasi kandungan kokain di dalam liquid vape tersebut,” katanya di Bandarlampung, Senin (12/10/2026).
Menurut Uki, estimasi nilai pasar liquid vape tersebut mencapai sekitar Rp8 juta per bungkus. Dengan jumlah barang bukti sebanyak 4.364 cartridge, nilainya diperkirakan mencapai Rp34,91 miliar apabila kandungan kokain terkonfirmasi.
Baca juga: El Nino Diprediksi hingga 2027, Risiko Kekeringan dan Berkurangnya Air Bersih
TNI AL akan melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap modus pengiriman serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peredaran barang tersebut.
“Kami akan terus melakukan penyelidikan guna mengungkap modus pengiriman serta pihak-pihak yang terlibat. Selama ini, pengungkapan peredaran narkotika kerap berkaitan dengan jalur laut, sedangkan penggunaan bus dengan kamuflase barang makanan menjadi modus yang perlu didalami,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Lampung, Kombes Pol Edi Mul Supriyanto mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah lembaga terkait untuk mengantisipasi peredaran vape yang diduga mengandung etomidate.
Zat tersebut menjadi perhatian karena berpotensi disalahgunakan dan dapat dikemas sedemikian rupa sehingga sulit dikenali masyarakat. BNNP Lampung juga menyoroti perkembangan modus peredaran narkotika jenis baru yang diduga dicampurkan ke dalam cairan rokok elektrik.
Baca juga: Wali Kota Lisa Dampingi Menhut Tinjau Hutan Lindung Bekas Terbakar di Liang Anggang
“BNNP Lampung juga menyoroti ancaman peredaran narkotika jenis baru yang diduga dicampurkan ke dalam cairan rokok elektrik atau vape,” kata Edi.
Dia menjelaskan, BNN telah melakukan pengujian terhadap sekitar 300 sampel pada tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 hingga 15 sampel dilaporkan mengandung etomidate atau memiliki kandungan heroin.
“Penyalahgunaan etomidate melalui vape menjadi tantangan baru, karena cairannya dapat memiliki beragam aroma dan rasa. Kondisi ini berpotensi membuat masyarakat tidak menyadari produk yang digunakan mengandung zat berbahaya,” ujarnya.
Edi menambahkan, aroma buah atau perasa lain dalam cairan vape berpotensi menyamarkan keberadaan zat terlarang. Hal ini berbeda dengan narkotika yang memiliki bau khas sehingga pengawasan terhadap peredaran vape yang diduga mengandung narkotika perlu diperkuat.
Baca juga: Bupati Kapuas Tinjau Lokasi Relokasi Pasar Ikan Grosir dan Waterfront City
Karena itu, BNNP Lampung mengingatkan pentingnya kewaspadaan bersama melalui pengawasan aparat dan edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda.
“Upaya tersebut diharapkan dapat mencegah penyalahgunaan narkotika sekaligus menekan peredarannya melalui berbagai jalur transportasi maupun produk yang beredar di masyarakat,” kata Edi. (Beritasatu/kk)
Editor: kk
-
HEADLINE2 hari yang laluPTAM Intan Banjar-BPAM Banjarbakula Olah Air Baku Irigasi Riam Kanan
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluSudah 630 Hektare Lahan Terbakar, Pemkab Banjar Siapkan 150 Personel Gabungan
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluSiapkan Pembasahan 1.650 Hektare Gambut di Kalsel
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluBangkai Kapal Virgo Proses Pengangkatan, 53 Korban Belum Ditemukan
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluKades Pulau Kaladan Apresiasi Bantuan Pangan ke Warga Terdampak Karhutla
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluDiklat BCKS Guru dari HSU Digelar Serentak Bersama Balangan dan Tapin



