Connect with us

Kalimantan Selatan

Cuaca Kalsel Diprakirakan Masih Cerah, Suhu Udara Capai 36 Derajat Celcius

Diterbitkan

pada

Bencana kekeringan air pada puncak kemarau dalam dua bulan terkahir sudah dirasakan sebagian warga Kota Banjarbaru. Foto: medcenbjb

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor Banjarmasin memprakirakan kondisi cuaca di Kalimantan Selatan (Kalsel) selama periode 23–29 September 2026 berada pada kondisi cerah hingga cerah berawan dengan potensi hujan ringan lokal.

“Secara umum, kondisi cuaca Kalimantan Selatan dalam satu minggu ke depan diprakirakan cerah hingga cerah berawan dan berpotensi hujan ringan secara lokal,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor Banjarmasin, Ota Welly Jenny Thalo melalui Prakirawan BMKG, Rianita Sekar Utami, menyampaikan prospek cuaca mingguan dalam keterangan prospek cuaca mingguan BMKG, Selasa (22/9/2026).

Suhu udara di wilayah Kalsel selama periode tersebut diprakirakan berkisar 22–36 derajat celsius, dengan kelembapan udara sekitar 40–95 persen.

Sementara angin umumnya bertiup dari arah timur laut hingga selatan dengan kecepatan sekitar 5–29 kilometer per jam.

Baca juga : Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor 2026, Bupati HSU Ajak Masyarakat Taat Pajak

Berdasarkan pembagian wilayah, kondisi cerah hingga berawan berpotensi terjadi di seluruh wilayah Kalsel. Pada 23–25 September, sejumlah wilayah seperti bagian utara, barat, dan beberapa wilayah lainnya berpotensi mengalami hujan ringan.

Sedangkan pada 26–29 September potensi hujan ringan masih dapat terjadi secara lokal.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat pada siang hingga sore hari di Kabupaten Balangan dan Tabalong, khususnya pada 25 dan 26 September 2026.

Selain potensi hujan lokal, BMKG mengingatkan adanya potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalsel.

Baca juga : Habitat Terganggu, Urang Utan Dievakuasi dari Kawasan Tumbang Nusa

Kondisi tersebut juga dapat berdampak terhadap penurunan kualitas udara akibat meningkatnya polusi udara saat terjadi Karhutla.

Untuk wilayah perairan, BMKG mengimbau nelayan, nakhoda kapal tongkang, kapal ferry, serta pengguna jasa transportasi laut agar mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter di perairan Tanah Laut pada 24 September 2026.

Sementara itu, potensi pasang air laut maksimum juga perlu menjadi perhatian. Di perairan Kotabaru, pasang maksimum diprakirakan terjadi pada 27–29 September 2026 sekitar pukul 19.00–20.00 Wita, dengan ketinggian maksimum mencapai 2,9 meter.

Adapun di perairan muara Sungai Barito, pasang maksimum diprakirakan mencapai 2,5 meter pada 23 September 2026 pukul 03.00–05.00 Wita.

Baca juga : Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital, Pemkab Balangan Targetkan Peningkatan Nilai

Rianita mengimbau, masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membakar sampah sembarangan maupun membuka lahan dengan cara dibakar. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara apabila terjadi kabut asap yang menyebabkan jarak pandang menurun.

“Informasi cuaca dapat berubah sesuai perkembangan kondisi atmosfer. Masyarakat diimbau terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG,” katanya.

Prospek Cuaca Mingguan Kalsel ini merupakan pembaruan 22 September 2026 dan berlaku untuk periode 23–29 September 2026. BMKG mengajak masyarakat untuk menjadikan informasi cuaca sebagai salah satu acuan dalam merencanakan aktivitas, khususnya kegiatan di luar ruangan, transportasi darat, udara, maupun laut. (Kanalkalimantan.com/kk)

Reporter : kk

Editor: bie


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca