Connect with us

Kabupaten Hulu Sungai Utara

‎Launching Transformasi Perpustakaan Inklusi Sosial 11 Desa di HSU

Diterbitkan

pada

Dispersip HSU menggelar peluncuran program strategis Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), Kamis (3/9/2026) siang. Foto: diskominfohsu

‎KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Utara (HSU) meluncurkan program strategis Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) di 11 desa.

‎Peresmian berlangsung di aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) HSU, Kamis (3/9/2026) siang, dimeriahkan dengan acara pemberian penghargaan dan pelatihan keterampilan warga.

‎Kepala Dispersip HSU, H Karyanadi menegaskan bahwa terobosan ini mengubah wajah perpustakaan desa agar tidak sekadar tempat menyimpan buku atau membaca. Melainkan berkembang menjadi ruang belajar yang hidup, berbagi wawasan, serta wadah mengasah keterampilan agar masyarakat makin produktif dan mandiri.

Baca juga : Bupati Kapuas Hadiri Peringatan Maulid Nabi, LPK Gelar Tapung Tawar Wasi dan Bakuntau

“Pengelola wajib terus berinovasi dengan menggali potensi dan kebutuhan nyata di wilayahnya. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi erat bersama pemerintah desa, masyarakat, dan pihak terkait lainnya agar manfaatnya terasa langsung,” tegasnya.

‎Sementara Asisten III Sekretariat Daerah HSU, Najeriansyah, menekankan perpustakaan sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia demi mewujudkan visi daerah “HSU Bangkit” menjadi pusat agrominapolitan penopang logistik Kalimantan Selatan.

‎Adapun literasi dan keterampilan warga menjadi kunci penggerak kemajuan tersebut.

Baca juga : ‎Pemkab HSU Apresiasi Hasil Inovasi Mahasiswa KKN-Magang ULM di 53 Desa

“Saya berharap perpustakaan desa benar‑benar tumbuh menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat yang terbuka bagi semua pihak, relevan dengan zaman, dan berakar dari kebutuhan masyarakat sendiri,” katanya.

‎Dalam rangkaian acara tersebut, pemerintah memberikan penghargaan istimewa bagi Perpustakaan Desa Terbaik serta Pengunjung Teladan Tahun 2026.

Apresiasi ini bertujuan memotivasi semangat berpartisipasi dan mengelola fasilitas dengan lebih baik lagi.

Baca juga : Saidi Mansyur Dampingi Ketua Komisi II DPR Kunjungan ke Martapura Timur

Momentum peluncuran ditandai pula dengan penyematan tanda identitas kepada perwakilan peserta pelatihan praktis bidang tata boga, kreasi anyaman, dan pembuatan kain sasirangan.

‎Kegiatan diperkuat dengan penandatanganan komitmen bersama antara pemerintah daerah, dinas terkait, dan peserta atas dukungan kebijakan bertajuk “SIAP TERPESONA DI HSU”. Strategi ini menjamin perencanaan dan pelaksanaan program senantiasa merumuskan kebijakan berbasis aspirasi serta kebersamaan warga. (Kanalkalimantan.com/dew)

‎Reporter : dew

Editor: bie


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca