Connect with us

HEADLINE

Warning BMKG: Kalsel dan Kalteng Kategori “Awas” Kekeringan Meteorologis

Diterbitkan

pada

Dua ikan mati di tanah yang retak akibat sinar matahari, melambangkan dampak kekeringan pada kehidupan akuatik. Foto: Long Bà Mùi from Pexels

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi kekeringan meteorologis dengan kategori “awas” di sejumlah wilayah Indonesia pada Dasarian I September 2026.

Wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan meteorologis kategori “awas” meliputi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara.

Kategori “awas” merupakan status peringatan tertinggi dari BMKG yang menandakan suatu wilayah mengalami tingkat kekurangan curah hujan yang parah di bawah normal dalam durasi panjang.

Baca juga: Titik Api di Banjarbaru Belum Mereda, 1.263 Hektare Lahan Terbakar

BMKG mencatat, saat ini sekitar 81% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau. Kondisi tersebut meningkatkan risiko berkurangnya ketersediaan air di sejumlah daerah, terutama wilayah yang mengalami periode tanpa hujan cukup panjang.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang telah memasuki musim kemarau untuk menghemat penggunaan air dan memanfaatkannya secara bijak.

Selain itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah karena kondisi kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

Baca juga: Pemko Banjarbaru Beri Insentif Khusus Penjaga dan Penggali Kubur

Masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan pada siang hari apabila memungkinkan. BMKG mengingatkan warga untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan iklim melalui kanal resmi InfoBMKG.

Langkah antisipasi tersebut dinilai penting untuk mengurangi dampak musim kemarau dan potensi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Indonesia pada awal September 2026.(Beritasatu/kk)

Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca