Kalimantan Timur
9 Tahun di Penjara, Rita Widyasari Pulang Kampung Disambut Warga
KANALKALIMANTAN.COM, TENGGARONG – Menjalani masa hukuman selama 9 tahun akibat kasus korupsi, mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari akhirnya kembali ke kampung halaman di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.
Kedatangan Bunda Rita -biasa disapa- pada Jumat (12/6/2026) malam, disambut puluhan warga dan simpatisan yang telah menunggu sejak sore di Bundaran Tuah Himba, salah satu pintu masuk menuju Tenggarong.
Mereka membawa spanduk ucapan selamat datang sebagai bentuk dukungan kepada mantan kepala daerah tersebut.
Baca juga: Penataan Lanskap Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Dipercepat
Sekitar pukul 19.05 Wita, kendaraan yang membawa Rita tiba di lokasi. Bunda Rita Ia kemudian turun dari mobil dan menyapa warga yang telah menantikan kepulangannya. Rita tampil sederhana mengenakan pakaian putih dan jilbab hitam tanpa aksesori mencolok.
Dalam keterangannya kepada awak media, Bunda Rita mengaku tidak terasa telah menjalani masa tahanan selama sembilan tahun. Kini, ia ingin kembali menjalani kehidupan di daerah tempat ia dilahirkan dan dibesarkan.
“Tak terasa sudah 9 tahun saya ditahan. Sekarang saya balik lagi karena ini tanah kelahiran saya. Saya dibesarkan di sini, saya lahir di Jalan Mawar. Saya orang Kutai dan saya ingin hidup dan mati di sini,” ujar Bunda Rita.
Pernyataan tersebut disambut hangat oleh para pendukung yang hadir dalam penyambutan.
Baca juga: Nurgita Tiyas Pimpin Peringatan HKG PKK Ke-54 di Kabupaten Banjar
Warga Kenang Masa Kepemimpinannya
Salah seorang warga bernama Eko mengatakan sebagian masyarakat Kukar masih mengenang masa kepemimpinan Rita. Menurutnya, selama menjabat sebagai bupati, berbagai program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dirasakan secara langsung oleh warga.
Dia menilai persoalan hukum yang pernah menjerat mantan Bupati Rita merupakan urusan pribadi yang terpisah dari penilaian masyarakat terhadap kinerjanya sebagai kepala daerah.
“Kalau masalah politik atau kasusnya dahulu itu urusan pribadi dia tetapi kalau kinerjanya memang bagus di Kukar. Masyarakat merasakan kesejahteraan,” kata Eko.
Baca juga: Bupati HSU Lepas Kontingen SOIna Menuju PeSODa Kalsel 2026
Meski mendapat sambutan antusias dari masyarakat, Bunda Rita menegaskan belum memiliki rencana untuk kembali terjun ke dunia politik dalam waktu dekat. Setelah bebas, ia mengaku ingin menikmati kehidupannya terlebih dahulu dan menghabiskan waktu di kampung halaman.
Rita mengatakan saat ini fokus utamanya adalah menjalani kehidupan normal dan menikmati kebebasan setelah hampir satu dekade menjalani masa hukuman. (Kanalkalimantan.com/Beritasatu)
Reporter: kk
Editor: bie
-
HEADLINE2 hari yang laluKucuran Dana Seret, Operasional Dapur MBG di Banjarbaru Terhambat
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluBegini Respon Wali Kota Lisa Halaby Soal Pertamax Naik
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluWali Kota Lisa Halaby: Pola Hidup Sehat Jadikan Gaya Hidup Sehari-hari
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu205 PNS Pemko Banjarbaru akan Masuki Masa Pensiun
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluHabib Idrus Resmikan Jembatan Kunti dan Pasar Arba di Telaga Bauntung
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemkab Kapuas Fasilitasi Rencana Jaringan Listrik ke Desa Barunang Sekitarnya

