DPRD BANJARBARU
Café Aspirasi DPRD Banjarbaru Jadi Etalase Kuliner Banjar ke Tamu
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Anggota DPRD Banjarbaru, Ir Syamsuri mendukung Cafe Aspirasi menjadi sarana menampung aspirasi masyarakat sekaligus mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ketua Komisi II DPRD Banjarbaru ini menilai konsep kafe cukup efektif sebagai ruang interaksi antara masyarakat dengan anggota dewan dalam suasana yang lebih santai dan terbuka di lingkungan gedung dewan.
“Tempatnya representatif dan bagus untuk menampung aspirasi warga. Jika ingin bertemu anggota DPRD, masyarakat bisa menunggu di kafe, sehingga komunikasi bisa terjalin lebih nyaman,” ujarnya setelah diresmikan, pada Kamis (30/4/2026).
Politisi Gerinda itu menilai penataan area kafe sudah cukup baik dengan dilengkapi meja dan kursi yang membuat pengunjung dapat bersantai sambil menikmati kopi maupun makanan yang disediakan.
Baca juga: Wabup Banjar Halalbihalal Iduladha bersama Masyarakat
Menurut dia, konsep kafe itu berpotensi menjadi wadah promosi kuliner khas daerah. Menu tradisional masyarakat Banjar, seperti nasi kuning, lontong, nasi kebuli bisa dijadikan daya tarik tersendiri.
“Walaupun konsepnya kafe, sekaligus bisa mempromosikan kuliner tradisional Banjar, sehingga pengunjung terutama dari luar daerah bisa menikmati makanan khas cukup saat berada di Café Aspirasi ini,” ucapnya.
Syamsuri menambahkan, saat peresmian kafe telah disajikan berbagai hidangan khas, seperti nasi tumpeng dan kudapan tradisional Banjar, di antaranya lupis, jagung rebus, ketan merah, getuk, dan cenil.
Dia mendorong agar Cafe Aspirasi dimanfaatkan sebagai etalase produk lokal, baik makanan maupun minuman hasil UMKM, dengan kemasan yang menarik serta didukung pelayanan yang cepat.
Selain itu, berbagai minuman tradisional seperti jamu dari Kampung Pejabat, beras kunyit, kunir asem, hingga beras kencur dapat menjadi pilihan yang dipajang untuk menarik minat pengunjung.
“UMKM bisa masuk dan produknya juga menampilkan kekhasan seperti makanan maupun minuman, namun harus menarik dengan kemasan yang baik, serta pelayanan kafe juga harus cepat,” tuturnya.
Secara umum fasilitas kafe sudah cukup baik, namun masih perlu penambahan kipas angin untuk lebih meningkatkan kenyamanan pengunjung sehingga merasa nyaman saat di tempat itu.
Dia berharap kedepan Cafe Aspirasi tidak hanya menjadi ruang diskusi publik, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM. (Kanalkalimantan.com/kk)
Reporter: kk
Editor: bie
-
kampus3 hari yang laluWorkshop Jurnalis Mahasiswa Pendidikan Sosiologi ULM
-
HEADLINE2 hari yang laluMama Sinta Dijemput Jet Pribadi Sebelum Laporkan Film Pesta Babi
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Antar Kepulangan HM Haridi ke Peristirahatan Terakhir
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluPenyaluran TKD di Kalsel per 30 April Capai Rp6,68 Triliun
-
Bisnis2 hari yang laluEkspor Batu Bara, CPO, Ferro Alloy Lewat Satu Pintu Berlaku 1 Juni 2026
-
HEADLINE2 hari yang laluKloter BDJ 01 Bersiap Kembali ke Tanah Air, Tiba 4 Juni di Bandara Syamsudin Noor

