Kabupaten Banjar
Bupati Banjar Terus Pantau Banjir dan Kondisi Masyarakat
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bupati Banjar H Saidi Mansyur memastikan Pemerintah Kabupaten Banjar hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat Kabupaten Banjar yang saat ini terdampak banjir akibat meluapnya sungai seiring hujan ekstrem yang turun beberapa hari terakhir.
Bupati Banjar H Saidi Mansyur terus melakukan pemantauan dan memberikan bantuan langsung ke lapangan. Memantau tinggi genangan air dan tentu saja memantau kondisi masyarakat yang terdampak banjir.
Seperti halnya pada Selasa (30/12/2025) pagi bupati memantau dan mengunjungi warga di Desa Bincau, Kecamatan Martapura, Kemudian, malamnya, didampingi camat dan pejabat terkait, Saidi Mansyur menjenguk warga yang sementara mengungsi ke Aula Kecamatan Martapura.
Baca juga: 66 Kasus Laka Lantas di Banjarmasin 2025, 20 Orang Meninggal Dunia

Di tempat itu, selain menyalurkan bantuan, bupati juga menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat guna mengetahui kondisi masyarakat yang terdampak banjir. Pemantauan yang dilakukan itu berlangsung hingga larut malam.
Siangnya, Rabu (31/12/2025) bupati kembali berangkat melakukan pemantauan. Kali ini dia memantau ke Kecamatan Astambul. Tepatnya di Desa Pasar Jati dan Jati Baru.
Sama halnya seperti di Martapura dan Martapura Barat, bupati melihat kondisi warga, melakukan dialog dan menyalurkan bantuan berupa bahan makanan kepada warga di Kecamatan Astambul.
Baca juga: Ini Upaya Satlantas Polres Banjarmasin Menekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

Di sela-sela kegiatan yang dilakukan, bupati mengatakan, dia menyisir kondisi banjir di Kecamatan Astambul. Dari 22 desa yang terdampak di Desa Jati Baru dan Pasar Jati yang lokasinya berdampingan ini lebih tinggi dibanding desa-desa lainnya.
“Kita menyalurkan bantuan secara estafet melalui pembakal Jati Baru. Ini karena tingginya genangan air. Meski demikian, genangan air sudah menurun sekitar 20 hingga 30 senti meter,” ujar Saidi.
Meski air sudah mulai turun, dia meminta warga tetap waspada karena diperkirakan masih akan terjadi hujan hingga Januari 2026.
“Kita berharap curah hujan menurun dan meminta warga tetap waspada. Demikian pula perangkat desa supaya bahu membahu melalui kecamatan dan desa,” ujar dia.
Baca juga: Rilis Akhir Tahun 2025 Jajaran Polres HSU

Lebih jauh dia mengatakan, saat berdialog ada permintaan warga yang mengharapkan air bersih karena saat banjir ini mereka susah mendapatkan air bersih.
“Tadi kami terima dengan baik dan tentu kita menyesuaikan dan akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait sehingga kebutuhan-kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” katanya.
Lebih jauh dia mengatakan, dinas terkait seperti BPBD dan Dinas Sosial agar memaksimalkan stok logistik guna membantu masyarakat.
“Kami juga memerintahkan tetap membuka dapur umum,” ungkap dia.
Pada intinya, tegas dia, Pemkab Banjar komitmen memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat. Demikian pula terhadap keamanan dan kesehatan masyarakat.
Mengenai penanganan pascabanjir nanti, dia menegaskan juga memerintahkan Dinas PUPRP, Dinas Pertanian dan lainnya akan dihitung. (kanalkalimantan.com/kk)
Reporter: kk
Editor: Dhani
-
HEADLINE2 hari yang laluMama Sinta Dijemput Jet Pribadi Sebelum Laporkan Film Pesta Babi
-
Bisnis1 hari yang laluEkspansi Bisnis Jhonlin Group, Akuisisi Saham PACK Senilai Rp936,65 Miliar
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Antar Kepulangan HM Haridi ke Peristirahatan Terakhir
-
Bisnis2 hari yang laluEkspor Batu Bara, CPO, Ferro Alloy Lewat Satu Pintu Berlaku 1 Juni 2026
-
HEADLINE3 hari yang laluKloter BDJ 01 Bersiap Kembali ke Tanah Air, Tiba 4 Juni di Bandara Syamsudin Noor
-
HEADLINE1 hari yang laluHarga BBM Solar Pertamina Turun, Dexlite Kini Rp23.000

