Kota Banjarbaru
Muslih Ditemukan Meninggal Dunia dalam Parit di A Yani Km 18 Liang Anggang
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Jasad lelaki paruh baya ditemukan di dalam parit depan PT Sucofindo, Jalan A Yani Km 18, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Selasa (28/10/2025) malam.
Peristiwa ini dilaporkan pertama kali pada pukul 23.00 Wita, jasad berjenis kelamin laki-laki pertama kali didapati oleh saksi yang melintas di dekat lokasi kejadian.
Identitas jasad bernama Muslih (70) tidak bekerja yang beralamat Desa Mandarahan, Rantau, Kabupaten Tapin.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda, melalui Kasi Humas, Ipda Kardi Gunadi mengungkap, kejadian bermula ketika ada seseorang yang melintas menaiki sepeda motor memberitahu kepada saksi 1 bahwa ada orang yang tercebur ke dalam parit.
Baca juga: Temuan MBG Belatung, SPPG Landasan Ulin Utara 1 Ditutup

“Saksi 1 yang sedang bertugas sebagai security dan terkena jaga shift malam lalu mengecek ke dalam parit yang berada di depan pos jaga,” ujar Kapolres Banjarbaru melalui Ipda Kardi Gunadi dalam keterangan pers, Rabu (29/10/2025) siang.
Kemudian di lokasi, saksi 1 melihat korban dalam kondisi kejang-kejang sehingga saksi menghubungi salah satu anggota relawan di Landasan Ulin.
“Saat diperiksa lelaki itu sudah tidak bergerak dan diperkirakan telah meninggal dunia,” sambungnya.
Baca juga: Apel Hari Santri di Lapangan Murdjani, Ini Pesan Wali Kota Lisa Halaby
Polisi menjelaskan hasil olah tempat kejadian dilaporkan pertama kali ditemukan berada di dalam parit (sungai kecil) dengan posisi tertelungkup ke samping kanan, muka sebagian membenam ke air lumpur.
Pada bagian tangan kiri menggenggam sebuah kresek plastik warna hitam yang di dalamnya terdapat satu bungkus nasi yang masih utuh dan belum di makan.
Kemudian pada bagian tangan kanan melipat ke depan dada dan ditemukan sebuah tas warna hitam terikat ke lengan kanan korban.
“Tas warna hitam di dalamnya terdapat baju dan barang sembako seperti teh, kopi, gula dan kebutuhan lainnya namun tidak ditemukan Kartu identitas diri korban,” sebut dia.
Sementara itu dari hasil pemeriksaan visum oleh dokter menyatakan korban mengalami luka robek pada bagian kepala sebelah kanan. Namun pada bagian tubuh korban tidak ditemukan adanya luka
Dugaan lelaki itu diserempet kendaraan dan ditemukan di parit tersebut dalam keadaan meninggal dunia.
Hal itu diperkuat dari keterangan adik korban yang menyatakan bahwa pendengaran korban sudah tidak baik dan penglihatan mata sudah rabun.
“Sehingga dalam kurun waktu satu tahun ini saja korban sudah empat kali ditabrak orang di jalan,” ungkapnya.
Sedangkan pada pos jaga security yang memiliki CCTV didapati sudah tidak aktif dan orang yang melaporkan pertama kali tergeletak di parit sudah pergi dan tidak diketahui identitasnya.
“Saat dicek CCTV di sekitar kejadian juga tidak ada yang aktif. Keluarga Korban menerima kematian Korban dengan ikhlas dan membuat Surat Pernyataan Penolakan Otopsi,” tutup Ipda Kardi. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
HEADLINE18 jam yang laluBMKG : Cuaca Kalsel Cerah, Suhu Capai 36 Derajat Celsius
-
Kabupaten Banjar23 jam yang laluRaperda Perubahan APBD 2026 Rp3,14 T, Bupati Banjar Sampaikan di Rapat Paripurna DPRD
-
Pemprov Kalsel1 hari yang laluKalsel Expo 2026 Catat Transaksi Rp21 Miliar, Pengunjung 1,2 Juta
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Serahkan Satyalancana Karya Satya di Hari Kemerdekaan
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluWali Kota Banjarbaru: Perjuangan Veteran Dilanjutkan dengan Semangat Membangun
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluPaskibraka Balangan Sukses Kibarkan Sang Merah Putih




