BPBD KAB BANJAR
Siaga Hadapi Potensi Bencana, BPBD Banjar Gelar Rakor PB Batingsor
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melakukan Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Banjir, Puting Beliung, dan Tanah Longsor (PB Batingsor) Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan itu digelar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Selasa (21/10/2025) pagi di Hotel Roditha Banjarbaru.
Kegiatan dibuka resmi oleh Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, dan diikuti oleh unsur TNI/Polri, para camat, organisasi kemasyarakatan serta relawan penanggulangan bencana.
Baca juga: Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG di SMPN 33 Banjarmasin

Wabup Habib Idrus menegaskan, bahwa Kabupaten Banjar memiliki potensi bencana yang cukup tinggi, khususnya banjir, angin puting beliung dan tanah longsor yang kerap terjadi saat musim penghujan.
Ia mencontohkan, pada akhir 2024 hingga awal 2025, sejumlah bencana telah melanda beberapa wilayah di Kalimantan Selatan, termasuk Kabupaten Banjar.
“Banjir melanda Kecamatan Martapura Timur, Sungaitabuk, dan Aluhaluh.
Tanah longsor terjadi di wilayah perbukitan Sambung Makmur dan Paramasan. Sementara angin puting beliung menyebabkan kerusakan di sejumlah desa,” jelas dia.
Melalui rakor ini, wabup menekankan beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian bersama, yakni meningkatkan kesiapsiagaan dini, terutama di wilayah rawan bencana.
Kemudian, lanjut dia, memperkuat koordinasi antarinstansi secara cepat dan efektif dalam langkah antisipasi maupun mitigasi.
Meningkatkan peran masyarakat melalui edukasi dan sosialisasi kebencanaan.
“Serta mengoptimalkan sumber daya seperti personel, peralatan dan logistik untuk menghadapi potensi bencana,” beber dia.
Baca juga: Sambungan Kabel Listrik Serabut Diduga Picu Kebakaran di SDN 2 Kemuning

Sementara itu, Plt Kalak BPBD Banjar, Yayan Daryanto, menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan guna memastikan seluruh pemangku kepentingan siap siaga menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Banjar.
“Melalui forum ini diharapkan terjalin koordinasi yang solid antar seluruh elemen daerah, sehingga risiko bencana dapat diminimalisir dan penanganan bisa lebih cepat saat kejadian,” harap dia.
Hasil rakor ini sendiri nantinya dilaporkan oleh pihaknya kepada bupati Banjar sebagai dasar untuk penetapan status bencana. (kanalkalimantan.com/dkispbanjar/kk)
Reporter: kk
Editor: Dhani
-
Kota Banjarbaru16 jam yang laluLantai Pasar Bauntung Kotor dan Becek Dibenahi
-
HEADLINE3 hari yang laluKPK Usut Dugaan Suap Pajak PT Adaro di KPP Madya Banjarmasin
-
HEADLINE3 hari yang laluWarning BMKG: Kalsel dan Kalteng Kategori “Awas” Kekeringan Meteorologis
-
Lifestyle1 hari yang laluHari Pelanggan Nasional 2026: BRI Hadirkan Beragam Promo Spesial
-
HEADLINE2 hari yang laluRumah Oksigen di Puskesmas se Banjarbaru, Layanan Terpapar Asap Karhutla
-
Kalimantan Tengah2 hari yang laluKabut Asap Tutupi Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya


