Sport
Kembalinya Frans Sinatra, Beri Kekalahan Perdana Madura FC
MARTAPURA, Setelah melewati tujuh laga tanpa tersentuh kekalahan, Madura FC akhirnya menelan kekalahan perdana di Liga 2 Indonesia dengan skor 2-4 saat menghadapi Martapura FC, Minggu (15/7).
Bertanding di Stadion Demang Lehman, Madura FC sebetulnya unggul lebih dulu. Di menit ke-25, Joko Prayitno berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Laskar Jokotole sementara memimpin 1-0.
Sayangnya, Madura FC yang tak diperkuat sejumlah pemain andalannya dalam pertandingan kali ini tidak dapat mempertahankan kedudukannya lebih lama. Di menit ke-30, Martapura FC mampu menyamakan skor menjadi 1-1 melalui tendangan penalti Aditya Putra Dewa.
Berselang lima menit kemudian, Martapura FC justru mampu membalikkan kedudukan menjadi 2-1. Qischil Gandrum Minny berhasil mencetak gol ke gawang Madura FC yang dikawal Sukasto Efendi di menit ke-35.
Madura FC semakin tertinggal di menit ke-41. Pemain Martapura FC kembali mengoyak gawang Laskar Jokotole melalui pemain bernomor punggung 13, Faris Aditama. Skor 3-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Madura FC mencoba bangkit. Di menit ke-63, pemain tengah Laskar Jokotole, M Said berhasil membobol gawang Martapura FC yang dikawal Dedi Haryanto, sekaligus memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3.
Nasib sial menimpa tim tamu. Di tengah upayanya mengejar defisit satu gol, salah satu pemain Madura FC dikeluarkan wasit. Beny Ashar diganjar kartu merah setelah menerima kartu kuning kedua di menit ke-65.
Di akhir babak kedua, tepatnya di menit ke-91 (tambahan waktu) tim tuan rumah kembali mencetak gol. Kali ini tercipta atas nama Agus Setia Wibowo. Pertandingan pun berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan Martapura FC.
Pelatih Martapura FC Frans Sinatra Huwae mengucap syukur atas hasil yang diraih anak asuhannya kontra Madura FC, di Stadion Demang Lehman.
“Ini adalah laga perdana saya setelah menjadi pelatih kepala Martapura FC kembali, kemenangan ini patut disyukuri dan berterima kasih hari ini kami mendapat poin,†ujarnya.
Frans juga bersyukur dan berterima kasih kepada para pemain, yang membuktikan bahwa mereka mampu. Ia berharap bahwa ini awal kebangkitan dan menjadi motivasi tersendiri untuk Laskar Sultan Adam.
Yang membuat coach Frans tambah bangga adalah tim yang dikalahkan oleh Martapura FC merupakan tim pimpinan klasemen sementara Liga 2 2018 grup Timur.
“Martapura adalah rumah kami, dan ini adalah bayi yang kita lahirkan bersama yang harus kita jaga, pelihara, sehingga bisa menjadi kebanggaan Banua,†tutur Frans.
Frans mengungkapkan bahwa motivasinya menjadi pelatih kepala kembali adalah bertekad untuk menjaga harga diri Martapura FC.
Membahas mengenai pertandingan hari ini, Frans mengatakan ada beberapa yang harus dievaluasi. “Koordinasi antara pemain belakang dan penjaga kiper akan menjadi evaluasi kami untuk ke depan,†pungkasnya.
Menanggapi hasil pertandingan, Pelatih Madura FC Salahudin tetap bersyukur atas kerja keras tim. “Apapun hasilnya kami harus bersyukur, anak-anak sudah berjuang, dan semua bisa melihat. Kami mengucapkan selamat kepada Martapura FC,†ujar Salahudin. (bie)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluAbsensi Digital SITELADAN Mulai Diterapkan, 536 Guru Non ASN di HSU Gunakan Sistem Biometrik
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluTPP ASN Pemprov Kalsel Naik 26 hingga 98 Persen
-
Hukum2 hari yang laluDirjenpas Mashudi Mundur Buntut Hunian Mewah di Lapas Cibinong
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluWali Kota Lisa Halaby: Ketersedian “Piring Makan” Harus Terjaga
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPencanangan Kamis Hanjak Berbudaya di SMPN 2 Pulau Petak
-
HEADLINE2 hari yang laluNakhoda Kapal Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditahan di Polda Kalsel


