PLN UIP3B KALIMANTAN
PLN Tingkatkan Keandalan Sistem Proteksi Petir di GI Cempaka
KANALKALIMANTAN. COM, BANJARBARU – Memperingati Hari Lahir Pancasila dan mewujudkan keadilan sosial melalui keandalan pasokan listrik, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Banjarbaru melakukan pengukuran arus bocor (leakage current) pada sistem penangkal petir di Gardu Induk (GI) Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (8/5/2025) menggunakan metode Leakage Current Monitor (LCM) sebagai bagian dari inspeksi preventif rutin untuk memastikan kinerja Lightning Arrester (LA) tetap optimal dalam melindungi peralatan dari sambaran petir.
Pengukuran dilakukan secara menyeluruh pada seluruh bay trafo dan bay line di GI Cempaka. Hasil pengukuran menunjukkan seluruh LA masih berada dalam batas arus bocor normal dan aman, sesuai dengan standar teknis PLN maupun pabrikan.
Baca juga: Stok Hewan Kurban 25.752 Ekor, Disbunnak Kalsel Pastikan Sehat Sebelum dan Setelah Penyembelihan
“Arus bocor yang meningkat signifikan dapat menjadi tanda awal degradasi isolasi di dalam LA. Jika tidak segera ditindaklanjuti, ini dapat menyebabkan kegagalan fungsi proteksi dan berpotensi merusak peralatan lainnya,” ujar Hanif Arifiansyah, Manager Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Banjar.
Hanif menambahkan bahwa data hasil pengukuran akan menjadi bagian dari basis data pemeliharaan jangka panjang. “Kami menggunakan data ini untuk memantau tren kondisi LA. Jika terlihat adanya peningkatan arus bocor secara progresif, akan segera kami evaluasi dan lakukan tindakan perbaikan atau penggantian,” jelasnya.
Manager UPT Banjarbaru, Akhmad Fauzan, mengapresiasi sinergi tim teknis dalam menjalankan kegiatan ini dengan baik. “Pemeliharaan berbasis data seperti ini adalah kunci dalam memastikan sistem transmisi tetap andal, terutama saat menghadapi musim penghujan yang rawan gangguan petir,” terang Fauzan. “Kami terus berupaya menjaga seluruh sistem proteksi berjalan maksimal demi memberikan pelayanan kelistrikan yang aman dan berkelanjutan kepada masyarakat,” sambungnya.
General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan semangat Hari Lahir Pancasila, khususnya Sila ke-5: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. “Akses terhadap listrik yang andal adalah hak seluruh masyarakat dan merupakan bagian dari keadilan sosial. Melalui langkah preventif ini, PLN menunjukkan komitmennya menjaga keandalan sistem transmisi hingga ke pelosok Kalimantan,” ungkap Riko.
Secara tidak langsung, Riko jmenegaskan bahwa keandalan kelistrikan bukan hanya berperan dalam sektor teknis, melainkan menjadi pondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik. “Kami ingin memastikan bahwa sistem transmisi yang kami operasikan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Ini adalah wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kerja PLN sehari-hari,” pungkasnya.
PLN berkomitmen untuk terus menjalankan pemeliharaan preventif secara konsisten, guna memastikan sistem proteksi petir bekerja optimal dan mendukung kontinuitas pasokan listrik bagi seluruh pelanggan, terutama pada periode cuaca ekstrem seperti musim hujan. (Kanalkalimantan.com/adv)
Reporter: adv
Editor: kk
-
HEADLINE1 hari yang laluDinas ESDM Kalsel Digeledah Kejaksaan, TNI Berjaga Ketat
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluRespon Cepat Tangani Genangan, Wali Kota Lisa Cek Pekerjaan Drainase A Yani
-
PUPR PROV KALSEL1 hari yang laluPenguatan Kapasitas Pemangku Kepentingan di Sektor Kebinamargaan, PUPR Kalsel Gelar Sosialisasi Peraturan Bina Marga
-
HEADLINE1 hari yang laluPNS Dinas ESDM Kalsel Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Izin Pertambangan di Tabalong
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluKalsel Dukung Cetak Sawah 2026 Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
HEADLINE1 hari yang laluPNS Dinas ESDM Kalsel Disebut Terima Rp1,2 M dari Izin Tambang di Tabalong

