HEADLINE
Jerat Hukum “Mama Khas Banjar”, JPU Tetap Pada Dakwaan Pasal Perlindungan Konsumen
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Terdakwa Firly Norachim (31) pemilik “Mama Khas Banjar” yang terjerat pasal Undang-Undang perlindungan konsumen hadir dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Banjarbaru, Senin (17/3/2025) siang.
Pengusaha UMKM ini nampak hadir bersama kuasa hukum didampingi sejumlah pihak keluarga dalam agenda sidang pandangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi yang diajukan pihak kuasa hukum pada pekan lalu.
Melalui kuasa hukum, Faisol Abdori mengatakan, apa yang menjadi tanggapan dari penuntut umum dalam sidang hari ini tidak jauh berbeda dari apa yang sudah diungkapkan Kajari Banjarbaru sebelumnya.
“Artinya mereka masih bersikukuh bahwa mereka, masih melakukan dakwaan itu dengan cepat, mereka masih beralibi bahwa mereka harus memberikan perlindungan kepada masyarakat yang lebih luas dalam hal ini konsumen di dakwaan ini,” ujar Faisol Abdori.
Dari tanggapan itu pula, katanya, memperlihatkan bahwa para penegak hukum lupa jika masyarakat itu tidak hanya tentang konsumen. Firly sebagai pengusaha UMKM juga merupakan bagian dari masyarakat.
Baca juga: 66 Pelaku Usaha MinyaKita Nakal Diciduk Kemendag, Ini Modusnya
“Firly sebagai pengusaha UMKM itu juga bagian masyarakat yang memang sebenarnya sudah sangat didukung pemerintah, dalam hal ini negara melalui MoU,” jelas dia.
Ia menegaskan dari eksepsi yang sebelumnya telah disampaikan, menjadi peluang satu-satunya pihaknya untuk kemudian menyelesaikan polemik antara pengusaha UMKM yang dilindungi oleh negara.
“Pun dengan aparat penegak hukum yang dalam melakukan tindakan itu mereka secara prosedural mereka melakukan kesalahan-kesalahan,” sambungnya.
Baca juga: Hadapi PSU 19 April, Bawaslu Banjarbaru Aktifkan Kembali Petugas
Setelah mendengarkan tanggapan JPU pada sidang hari ini, Firly kembali akan dihadapkan di depan meja hijau pada sidang selanjutnya hari Senin pekan depan dengan agenda putusan sela.
“Ini yang kemudian kita harapkan di minggu depan, yaitu kesempatan kepada majelis untuk memutus apa yang menjadi keberatan kami sekaligus apa yang menjadi pendapat dari JPU,” imbuh dia.
Adapun saat ini Firly berstatus sebagai tahanan kota, dimana dirinya diperbolehkan pulang karena sebelumnya pengajuan penangguhan penahanan owner mini market Mama Khas Banjar itu dikabulkan di hadapan majelis hakim. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluPUPR Kalsel Terus Matangkan Pembangunan Jalan Lintas Tengah Tapin – Banjar
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluIni Pemenang Desain Logo dan Tema Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel
-
HEADLINE13 jam yang laluRespon Keluhan Warga, Ketua DPRD Banjarbaru Panggil PLN Soal Pemadaman Bergilir
-
DPRD Kota Palangka Raya2 hari yang laluAnggota DPRD Palangka Raya Soroti Antrean Panjang di SPBU
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara18 jam yang laluSTQ 2026 Kabupaten HSU Berakhir, Aulia Helmi Raih Hadiah Umrah
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPemkab Banjar Gelar Rakor Antispasi Dampak Pemadaman Listrik Bergiliran


