Kota Banjarmasin
Kabar Bullying di Sekolah Swasta, Disdik Banjarmasin: Bukan Perundungan, Bercanda Berlebihan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kabar ada tindak perundungan atau bullying yang terjadi di salah satu sekolah swasta direspon Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.
Perundungan sendiri biasa diartikan sebagai bentuk kekerasan verbal maupun fisik yang diterima korban dari pelaku secara terus menerus.
Namun, setelah pemeriksaan CCTV dan keterangan dari korban dan pelaku, yang terjadi bukanlah perundungan.
Sekelompok murid jalan bersama waktu istirahat, salah satunya terlihat usil hingga melakukan candaan berlebihan.
Baca juga: Tak Sadar Nyangkut Pohon, Kontainer Terjatuh di Banjarmasin
Peristiwa yang terekam dalam CCTV itu dibenarkan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin melalui Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar (SD) Qayyim ditemui, Rabu (12/3/2025) siang, di kantor Dinas Pendidikan, Jalan Pierre Tendean Banjarmasin.
Melihat kejadian itu, Qayyim mengatakan, apa yang terjadi bukanlah perundungan melainkan bercanda berlebihan yang disertai kontak fisik.

Kabid SD Disdik Kota Banjarmasin, Qayyim. Foto: thorieq
“Kami mengharapkan adanya antisipasi lebih awal karena sekolah tersebut memiliki banyak CCTV. Kami berharap dengan adanya CCTV, tindakan seperti yang terjadi, tidak akan terulang. Terlebih operator CCTV harus memantau murid di luar jam belajar,” ujar Qayyim.
Baca juga: Kenakalan Remaja di Banjarbaru, Kolaborasi Bersama dalam Pengawasan
Qayyim menjelaskan, segala apa pun bentuk kekerasan yang terjadi di sekolah, pihak sekolah supaya lebih sigap lagi dan tidak terulang.
Berkaca pada kasus sebelumnya lagi, tahun lalu, dimana korban perundungan menjadi pelaku penusukan kepada pelaku yang melakukan perundungan.
Hal ini menjadi dendam tersendiri bagi pelaku perundungan tersebut karena ia menjadi korban sejak SD hingga SMA oleh orang yang sama.
Baca juga: Skandal Curang MinyaKita: Takaran Dikurangi, Harga Dinaikkan, Pengawasan Pemerintah Bobol!
Sehingga kejadian parah seperti itu, sesuai imbauan Qayyim, baik pihak sekolah maupun orang tua murid agar mengawasi anak-anak dari pengaruh negatif yang terjadi di kehidupan nyata maupun dunia maya. (Kanalkalimantan.com/thorieq)
Reporter: thorieq
Editor: bie
-
HEADLINE2 hari yang laluDari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”
-
HEADLINE10 jam yang laluCemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’
-
HEADLINE1 hari yang laluRencana Aksi Bersama Pengendalian Banjir Kawasan Banua Enam
-
HEADLINE2 hari yang laluASN Bisa WFA dan Cuti Bersama hingga Dua Minggu, Begini Skemanya
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluResmikan Puskesmas, Bupati Banjar Harapkan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluEnam Pj Kades di Kecamatan Mantangai Dilantik


