HEADLINE
Bukan Kader Parpol, Lisa Halaby Berani Lamar Banyak Parpol
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Langkah dari figur non partai politik (Parpol) Lisa Halaby melamar ke banyak partai politik (Parpol) menjadi bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Banjarbaru 2024 sangat berani.
Sekadar diketahui sosok perempuan pemilik nama lengkap Erna Lisa Halaby bahkan siap menanggalkan status ASN yang melekat pada dirinya jika diusung menjadi calon kepala daerah.
Lawatan politik Lisa Halaby terus dilakukan, salah satu lobi politik yakni mendatangi kantor DPD PAN Kota Banjarbaru, Minggu (26/5/2024) petang.
Baca juga: Pembongkaran Tanpa Perlawanan, Pedagang Rela Asal Masih Bisa Berjualan
Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Banjarbaru, Emi Lasari mengatakan, salah satu pertimbangan PAN menerima Lisa Halaby sebagai kandidat diluar anggota partai politik manapuan. Lisa Halaby harus mencari parpol koalisi pemberi SK untuk dapat mencukupi 6 kursi sebagai syarat utama pencalonan pasangan.
“Dengan PAN saja tidak cukup, dan ternyata partai-partai yang ada komunikasi di tingkat provinsi. Bu Lisa juga mendaftar dengan PAN, PKB, Demokrat,” ujar Emi Lasari.
“Maka itu kita anggap sebagai satu langkah yang sinergi antara provinsi dengan kota,” sambungnya.
Pada proses penjaringan bakal calon kepala daerah, kata dia, merupakan tahap awal untuk melengkapi administrasi. Sehingga beberapa catatan diberikan kepada masing-masing bakal calon sebagai pertimbangan dari PAN.
Baca juga: 30 Sanggar Mengisi Panggung Hari Tari Dunia di Murdjani Banjarbaru
“Seperti komitmen calon itu bagaimana visi misinya, termasuk komitmen poros Pilgub, dan kita lihat nanti beberapa dokumen tambahan dari calon mengenai survei,” kata Emi.
“Kalau mereka tidak melaksanakan survei atau tidak menyampaikan survei terakhir, maka kita akan melakukan survei internal. Itu jadi satu pertimbangan dalam mengambil keputusan,” ungkapnya.

Bakal calon Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby mendatangi kantor DPD PAN Kota Banjarbaru, Minggu (26/5/2024) petang. Foto : wanda
Ketiga, sambung Emi, terkait bagaimana garansi calon terhadap komitmen terhadap partai.
“Kalau sudah mengurucut dibicarakan di internal DPD, lalu ke DPW hingga DPP. Calon mana yang kita (PAN, red) punya kecenderungan. Awal bulan depan sudah ada pembicaraan lebih detail,” sambungnya lagi.
Baca juga: BREAKING NEWS: Satpol PP Banjarmasin Bongkar Lapak Pedagang di Pasar Lama Laut
Emi membocorkan kondisi peta politik di Kalsel saat ini, tidak bisa dibantah ada dua poros besar untuk Pilgub Kalsel, bisa dipastikan akan berdampak pada poros koalisi parpol di Pilwali Banjarbaru. Meski tidak semua daerah, sambung dia, Kota Banjarbaru menurutnya ada potensi poros koalisi itu terjadi.
Sementara itu, Lisa Halaby mengatakan PAN adalah partai keenam yang disambangi. Hari Senin (27/5/2024) siang, dirinya menyambangi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
“Insyaallah, jadi ulun masih penjajakan mengikuti proses kalau ada asapnya nanti kami sampaikan siapa pendamping saya,” ucap Lisa menggunakan bahasa perumpamaan. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter : wanda
Editor : bie
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluTPP ASN Pemprov Kalsel Naik 26 hingga 98 Persen
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluAbsensi Digital SITELADAN Mulai Diterapkan, 536 Guru Non ASN di HSU Gunakan Sistem Biometrik
-
Hukum2 hari yang laluDirjenpas Mashudi Mundur Buntut Hunian Mewah di Lapas Cibinong
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPencanangan Kamis Hanjak Berbudaya di SMPN 2 Pulau Petak
-
HEADLINE3 hari yang laluNakhoda Kapal Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditahan di Polda Kalsel
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluWali Kota Lisa Halaby: Ketersedian “Piring Makan” Harus Terjaga


