Kota Banjarmasin
Karyawan Penggilingan Pentol Ditemukan Tewas di Alalak
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Relawan emergency gabungan Banjarmasin mengevakuasi mayat laki-laki di tempat penggilingan pentol pada Senin (3/4/2023) sore.
Dia ditemukan di sisi kiri jembatan kembar Jalan Trans Kalimantan, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala.
Jasad pris tersebut diketahui bernama Muhammad Yunani atau Ahmad, warga Gang Jamaah II, Kelurahan Pekauman, Kecamatan Banjarmasin Selatan.
“Sekitar pukul 15.58 Wita ditemukan kemudian saya meminta bantuan evakuasi kepada relawan gabungan di Banjarmasin,” kata Lukman Hakim, Bhabinkamtibmas Polsek Alalak, Senin (3/4/2023).
Baca juga: Jalan Satu Arah di Siring Menara Pandang Masih Sering Dilanggar
Sementara itu salah seorang relawan, Amat Kelana mengungkapkan, diduga jasad laki-laki tersebut karyawan dari penggilingan pentol.
“Diperkirakan sudah meninggal dunia kurang lebih delapan jam yang lalu,” ungkap Amat Kelana, anggota relawan Tanggap Banua Emergency (TBE) Banjarmasin.
Relawan pun berhasil menghubungi keluarga korban yang diketahui memiliki seorang istri yang berdomisili di Kapuas Kalimantan Tengah.
“Untuk pihak keluarga tadi sempat mendampingi di lokasi, untuk penyebab meninggalnya belum diketahui,” jelasnya.
Saat ini, korban telah dievakuasi menggunakan ambulance emergency 444, dan sedang berada di ruang pemulsaraan kamar jenazah RSUD Ulin Kota Banjarmasin. (kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: cell
-
HEADLINE1 hari yang laluPrakiraan BMKG: Cuaca Kalsel Sepekan Ada Potensi Hujan Ringan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluLantik 23 Pembakal, Bupati Banjar Minta Pembakal Rangkul Semua Pihak
-
HEADLINE3 hari yang laluTiga Dekade Menanti Rumah Ibadah GBI Kemah Kesaksian Banjarmasin
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluBPBD Balangan Serahkan Bantuan Pinjam Pakai Peralatan Karhutla
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluDesa Hambuku Baru Dinilai Tim Lomba PHBS Provinsi Kalsel
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluSekda Buka Workshop Manajemen Risiko Pembangunan Daerah Kabupaten Banjar 2026


