Kota Banjarmasin
Dilarang Bagarakan Sahur Gunakan Alat Pengeras Suara, Kapolresta Banjarmasin: Itu Terlalu Berisik!
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Selama bulan Ramadhan potensi tindak pidana atau gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat bisa dikatakan cukup tinggi.
Hal itu dikarenakan banyaknya aktivitas masyarakat yang dilakukan pada malam hari saat bulan Ramadhan.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana Atmojo mengatakan, jika sepanjang bulan Ramadhan ini kondisi Kamtibmas di Kota Banjarmasin masih tergolong aman.
Kepolisian selalu rutin melakukan patroli untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Kota Banjarmasin.
Baca juga: Menteri KP Tinjau BPBAT Mandiangin, Panen Ikan Komoditas Lokal
“Kita ada pos induk, malam Jumat, malam Sabtu, malam Minggu, dan malam Senin selalu melaksanakan patroli,” ujarnya.
Adapun kejahatan yang menonjol saat ini menurutnya hanya tidak pidana ringan seperti pencurian ringan. Sedangkan tindak pidana berat seperti pembegalan tidak ada.
Bahkan balap liar yang beberapa waktu lalu menjadi fokus Polresta Banjarmasin menurut Kombes Sabana sudah mulai berkurang bahkan tidak ada lagi.
“Memang yang kita fokuskan itu seperti balap liar, namun sekarang sudah mulai hilang,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga berkomitmen untuk selalu menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kota Banjarmasin selama Ramadhan.
Sehingga hal-hal yang mengganggu masyarakat khususnya waktu malam hari akan ditindak, misalnya seperti membangunkan sahur memakai alat pengeras suara.
Baca juga: Petugas LPP Martapura Berbagi Takjil untuk Warga Sekitar
“Bagarakan sahur pakai itu (pengeras suara) tidak boleh, itukan mengganggu masyarakat, terlalu bising,” tegasnya.
Sedangkan bagi anak-anak yang membangunkan sahur tanpa pengeras suara seperti kelontongan tidak dilarang. Menurutnya, prinsipnya adalah asalkan tidak menggangu masyarakat sekitar.
“Bagarakan sahur tanpa sound system kita lihat masyarakat situ. Kita Kordinasi juga dengan Lurah dan RT setempat,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/rizki)
Reporter: rizki
Editor: bie
-
HEADLINE2 hari yang laluMasyarakat Adat Kalimantan: Kami Tidak Mengakui Negara, Jika Negara Tidak Mengakui Kami
-
Bisnis2 hari yang laluRumah Produksi Bigfast Diresmikan, Wali Kota Lisa: Terus Perluas Jangkauan Pasar
-
Budaya3 hari yang laluPerhelatan Tari Taman Budaya Kalsel Sambut Hari Tari Dunia 2026
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluBupati Banjar Rotasi Empat Pejabat, Berikut Nama-namanya
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluPTAM Intan Banjar Serahkan Dividen untuk Pemkab Banjar
-
Bisnis2 hari yang laluTerus Naik, Investasi di Kalsel Mencapai Rp35 Triliun pada 2025






