NASIONAL
Mega Beri Saran Makanan Direbus, Emak-emak: Masalahnya Kenapa Minyak Goreng Mahal, Bu!
KANALAKLIMANTAN.COM, JAKARTA– Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menuai kecaman dari beberapa pihak terkait dengan komentarnya yang menyebut ibu-ibu hanya menggoreng di tengah mahal dan langkanya minyak goreng.
Megawati pun berkomentar dengan memberi saran agar emak-emak mengolah makanan dengan merebus atau mengukus.
Emak-emak pun ikut menanggapi komentar, Mantan Presiden RI ke-5 itu. Salah satunya, Rahayu yang mengakui makanan rebusan lebih sehat daripada digoreng.
Namun demikian, Dia menyebut, Megawati salah tangkap dengan fenomena Minyak Goreng. Saat ini, jelas Rahayu, emak-emak gelisah dengan harga minyak goreng yang tinggi.
Baca juga : Muscab ke-12 Gapensi Kotabaru Dipertanyakan, Ini Penjelasan Ketua Terpilih
“Poinnya kan bukan kita jadi harus lebih sehat aja karena harga minyak naik, tapi ya gimana juga pemerintah juga bisa ngatasin permasalahan minyak goreng yang harganya jadi selangit,” ujar Rahayu kepada Suara.com—mitra media Kanalkalimantan.com, Minggu (20/3/2022).
Rahayu yang juga karyawan swasta ini juga menantang pemerintah agar bisa mengusut tuntas adanya mafia-mafia minyak goreng yang membuat harganya menjadi selangit.
“Kemarin jelas-jelas pemerintah sebut ada mafia soal minyak goreng ini, ya upayakan dong itu diselesaikan supaya mafianya nggak tambah kaya. nggak cuma nyuruh masyarakat makan rebusan aja,” imbuh dia.
Di kesempatan terpisah, emak-emak lainnya, Dinda merasa heran pernyataan Megawati tersebut kontra dengan pemerintah. Pasalnya, terang dia, saat ini pemerintah justru memberikan subsidi pada minyak goreng curah yang jelas-jelas tidak sehat.
Baca juga : Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Bangun SPKLU Pertama di Kalteng
“Itu kan kualitasnya bukan buruk ya? Lagian waktu itu pemerinta sempet mau ilangin minyak goreng curah dari pasaran tapi nggak jadi mulu. Kan berarti udah ada riset sebelumnya kalau minyak goreng curah jelek. Lah ini sekarang malah disubsidi, gimana sih,” kata Ibu Rumah tangga ini.
Baik Rahayu maupun Dinda setuju memang memasak dengan cara direbus memang lebih sehat. Akan tetapi, tidak semua masyarakat suka dengan masyarakat yang direbus.
“Kan nggak semua juga masyarakat suka makan rebus-rebusan. Masih suka doyan cari yang garing-garing biar makan tetep nikmat,” pungkas Dinda.(Kanalkalimantan.com/kk)
Reporter : kk
Editor : cell
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluAliansi BEM Kalsel Kembali Berunjuk Rasa, Mahasiswa Kembali Dikecewakan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluKafilah HSU Apresiasi Malam Ta’aruf MTQ ke‑37 Kalsel
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluHMI se Kalsel Layangkan Delapan Tuntutan ke Wakil Rakyat
-
Kalimantan Selatan2 hari yang lalu11 Wakil Rakyat Kalsel Tak Satupun Muncul, Warga Sidomulyo 1 Kecewa
-
HEADLINE2 hari yang laluMencari 11 Anggota DPR RI Dapil Kalsel Tapi Tak Pernah Muncul di Banua
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluCetak Sawah di Kabupaten Kapuas Kementan RI Kirim Ratusan Alsintan


