Kota Martapura
Dua Hari Pencarian, Lelaki yang Ceburkan Diri di Jembatan Martapura Ditemukan
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Dua hari pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan lelaki yang melompat dari Jembatan Martapura 1 di Sungai Martapura, Kabupaten Banjar, Rabu (16/3/2022) sekitar pukul 18.15 Wita.
Sebelumnya lelaki itu dikabarkan melompat dari Jembatan Martapura I di Sungai Martapura, dekat Ponpes Darussalam. Jasadnya setelah tiga hari pencarian ditemukan sekitar 150 meter di dekat Jembatan Pekauman, Kecamatan Martapura Timur.
Staf Seksi Sarpras dan Informasi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar, Fajar Maulana yang turut berada di lokasi mengatakan, jasad ditemukan dalam posisi tertelungkup mengapung di air setelah tiga hari tenggelam.
“Untuk korban ditemukan mengapung di air sungai Desa Pekauman Ulu, sekitar pukul 6 lewat 15 sore,” ujar Fajar kepada kanalkalimantan.com, Rabu (16/3/2022), setelah proses evakuasi korban.
Baca juga : Diskominfo Kapuas Gelar Pertemuan Bersama Organisasi Wartawan
Sebelumnya, dikatakan Kapolsek Martapura Timur, Ipda Auliya Safie, pihaknya telah melakukan pencarian bersama dengan keluarga korban dengan menyisir titik 0 di Desa Antasan Selor Ilir, hingga ke Desa Sungai Rangas.
Hingga jasadnya ditemukan, beberapa pihak seperti Basarnas, BPBD Banjar, DPKP Banjar, Kepolisian, TNI, PMI, emergency swasta hingga relawan turut membantu proses evakuasi pengangkatan jasad korban.
Kini jasad lelaki berusia 22 tahun itu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura, untuk dilakukan proses visum oleh pihak rumah sakit dan INAFIS.
“Untuk korban selanjutnya dibawa ke RSUD Ratu Zalecha Martapura untuk dilakukan proses visum oleh pihak rumah sakit dan INAFIS,” lanjutnya.
Baca juga : Layanan Antar Jemput, Begini Wajah Bahagia Nenek Tubah Ikut Vaksinasi di Polsek Banjarmasin Utara
Sebelumnya, pada Senin (14/3/2022) pukul 23.30 Wita, lelaki bernama Firman Sapi’i, seorang buruh bangunan, perantauan asal Wonogiri, Jawa Tengah nekat menceburkan diri di Sungai Martapura yang lagi berdebit air sangat tinggi.
Tidak diketahui pasti alasan buruh bangunan itu menceburkan dirinya, namun diduga Firman Sapi’i mengalami depresi berdasarkan keterangan kerabat dekatnya. Korban juga disebut tak lama bekerja sebagai buruh bangunan rumah di wilayah Banjarbaru, tak punya sanak famili di Kabupaten Banjar. Pihak keluarga pun telah mendampingi jasad di ruang pemulasaran jenazah RSUD Ratu Zalecha Martapura.
“Untuk pihak keluarga sudah mendampingi korban di ruang pemulasaran jenazah RSUD Raza,” tutupnya.(kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter : wanda
Editor : bie
-
HEADLINE3 hari yang laluDPKP Kalsel Optimalkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabanjir
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPenataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi
-
HEADLINE1 hari yang laluDari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Dorong Kerjasama Solid Antar ASN dalam Pembangunan Daerah
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluTMMD Ke-127 Dimulai, Bupati HSU: TNI Berperan Aktif Percepat Pembangunan Pedesaan


