Lifestyle
Mahasiswa di Sumut Berkelahi Gegara Cewek, 1 Terkapar Ditusuk Gunting
KANALKALIMANTAN.COM – Dua orang mahasiswa di Tanjung Balai, Sumatera Utara (Sumut) terlibat perkelahian sengit. Hal itu mengakibatkan MRR (21) terkapar bersimbah darah setelah bagian tangan, dada dan kepalanya luka akibat ditusuk gunting oleh MH (20).
Insiden terjadi pada Minggu (31/10/2021) di Gedung Serba Guna (GOR) Kota Tanjung Balai. MRR yang tidak terima membuat laporan ke Polres Tanjung Balai. Polisi yang mendapat laporan melakukan penyelidikan dan menangkap MH.
Kasubbag Humas Polres Tanjung Balai Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan mengatakan, awalnya korban chatingan melalui media sosial dengan pacar pelaku.
Melihat isi chatingan itu pelaku merasa keberatan. Ia lalu menghubungi dan mengajak korban untuk berjumpa. Pelaku juga menantang korban untuk berkelahi dengan syarat tidak membawa teman dan benda tajam.
Baca juga: Launching Persebaru Banjarbaru, Misi Taklukkan Kompetisi Liga 3 ASPROV PSSI Kalsel
“Korban menerima tantangan itu. Keduanya bertemu di lokasi dan terjadi perkelahian yang mengakibatkan korban mengalami luka tusuk pada tangan kiri, luka tusuk pada dada serta luka pada kepala yang diduga dilakukan pelaku dengan menggunakan gunting yang telah dipersiapkan,” kata Ahmad, Selasa (2/11/2021).
Puas menikami korban hingga nyaris meregang nyawa, pelaku lalu pergi meninggalkan lokasi. Sedangkan, korban memilih membuat laporan ke polisi. Pelaku dipersangkakan dengan Pasal 351 ayat (1) dari KUHPidana.(Suara.com)
Editor: suara
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 ASN Pemko Banjarbaru Isi Jabatan Fungsional yang Baru
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluAtasi Blank Spot, Pemkab HSU Pastikan BTS di Desa Bararawa Berfungsi
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluWalhi Kalsel Tantang Menteri LH yang Baru Akhiri Persoalan Lingkungan
-
HEADLINE3 hari yang laluPemprov Kalsel Siapkan Komcad, Rekrut ASN dan Masyarakat Umum
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluMahasiswa Uniska Turun Tangani Gulma Susupan Gunung di HSU
-
HEADLINE2 hari yang lalu201 Desa di Kalsel Masih Area Blank Spot



