DPRD BANJARBARU
Perjuangkan Insentif Pengurus Langgar se Banjarbaru
KANALAKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru Ahmad Nur Irsan Finazli janji perjuangkan insentif bagi pengurus musala atau langgar.
“Insentif bagi pengurus masjid sudah berjalan dan lancar, saatnya Pemko memperhatikan insentif bagi marbot musala atau langgar, kami siap memperjuangkan, ujar Irsan, Kamis (16/9/2021).
Memang menurutnya, besaran insentif bagi pengurus musala belum ditentukan, tetapi bisa diberikan dalam jumlah sepantasnya. Bertahap bisa ditingkatkan sesuai kemampuan keuangan daerah.
Menurut politisi PKS itu, pihaknya akhir 2020 melalui Badan Anggaran DPRD sudah meminta kepada Pemko mendata secara lengkap musala maupun langgar di seluruh Banjarbaru.
Baca juga : Buntut Aksi #Save KPK, BEM se-Kalsel Sampaikan Mosi Tak Percaya pada Ketua DPRD Kalsel
Permintaan itu dipenuhi dan sudah dimiliki data lengkap yang tercatat dalam data Bagian Kesra sebanyak 231 musala dan langgar di 20 kelurahan.
“Datanya sudah diperbaharui setiap kelurahan awal tahun 2021 dan diharapkan tidak ada yang tertinggal, sehingga pada 2022 bisa dianggarkan dan disalurkan kepada pengurus,” ucapnya.
“Program ini penting, untuk lebih memakmurkan musala dan langgar yang ada di Banjarbaru sekaligus sebagai bentuk perhatian pemerintah bagi mereka yang mau mengurus dan memelihara tempat ibadah,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/al)
Reporter : al
Editor : kk
-
HEADLINE2 hari yang laluSepekan Operasi Modifikasi Cuaca di Kalsel, Perpanjangan Tunggu Rekomendasi BMKG
-
HEADLINE3 hari yang laluNyaris Setahun, Kabel Telekomunikasi di Panglima Batur Masih Semerawut Tak Tuntas
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluKarhutla di Kawasan Perkantoran Gubernur dan Permukiman Warga Cempaka
-
kampus2 hari yang laluEmpat Bakal Calon Rektor ULM 2026-2030 Paparkan Visi Misi
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluDinas PUPR Kalsel Gelar Sosialisasi Peningkatan Akses Aman Air Limbah Domestik
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPilkades Serentak 2026 Kabupaten Banjar, Polisi Difokuskan pada 32 TPS di 17 Desa


