kriminal banjarbaru
Edarkan Sabu, Abang Kodok Dicokok Polres Banjarbaru di Rumahnya
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU –Polres Banjarbaru berhasil mengungkap peredaran sabu dengan menangkap seorang pria bernama Arianto alias Abang Kodok (33), warga Sidomulyo, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Sabtu (25/9/2021).
“Pelaku berhasil diamankan karena diduga melakukan tindak pidana penyebaran dan penyalahgunaan Narkotika jenis sabu,” kata Kapolres Banjarbaru, AKBP Nur Khamid melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru, AKP Tajuddin Noor, Minggu (26/9/2021).
Penangkapan Arianto bermula dari laporan masyarakat bahwa di depan phone cell Tryas yang beralamat di Jalan Rahayu Komplek Meranti Griya Asri, Kelurahan Mentaos telah terjadi peredaran narkoba.
Dari laporan tersebut anggota Sat Resnarkoba Polres Banjarbaru menuju ke lokasi dan mengamankan saksi Muhammad Nurhuda Alias Darkop serta barang bukti berupa 1 lembar plastik klip sabu dengan berat kotor 0,21 gram dan berat bersih 0,05 gram.
Baca juga : Tim Eksibisi Esports PES Kalsel Bawa Pulang Perak PON XX Papua
Tak hanya itu, polisi juga mendapati 1 (satu) batang pipet terbuat dari kaca yang di dalamnya terdapat sisa narkotika jenis sabu-sabu, 1 lembar plastik klips, 1 lembar kertas amplop warna putih, 1 unit sepeda motor merek Yamaha Mio warna putih DA 6809 WQ tanpa surat, 1 buah handphone merek ASUS warna hitam yang diduga milik Arianto.
“Dari keterangan saksi Tim berhasil mengetahui identitas pengedar bernama Arianto,” terangnya.
Kemudian tim melakukan pengembangan berdasarkan keterangan saksi dan berhasil mengamankan pelaku di rumahnya yang beralamat di Komplek Mustika Griya Permai, Blok E, Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.
“Pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) sub Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, karena peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkotika golongan I jenis sabu-sabu,” tutupnya.(kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : cell
-
HEADLINE2 hari yang laluBanjir Kalsel Bencana Ekologis, Wapres Gibran Sebut Ada Kesalahan Tata Ruang
-
Kalimantan Tengah3 hari yang laluLengkap! UMP dan UMK Kalimantan Tengah 2026, Palangkaraya Masih Masuk Peringkat Terendah
-
HEADLINE2 hari yang laluBanjir di Kalsel, Mahasiswa: Warga Tak Hanya Butuh Logistik, Tapi Solusi Jangka Panjang!
-
Kalimantan Utara3 hari yang laluJadi UMP Tertinggi, Segini Rincian UMP dan UMK Kalimantan Utara 2026, Naik 5,45%!
-
HEADLINE2 hari yang laluTinjau Banjir di Kalsel, Wapres Gibran Minta Percepatan Pemulihan
-
HEADLINE2 hari yang laluMengawal Kasus Pembunuhan Zahra Dilla Lewat Gerakan Udara Aksi Kamisan



