selebriti
Ikat Rambut Nagita Slavina Rp 7,5 Juta, Warganet Nangis
KANALKALIMANTAN.COM – Tak bisa terbantahkan kalau Raffi Ahmad dan Nagita Slavina menjadi salah satu pasangan artis terkaya. Meski jarang terlihat sombong atau pamer, namun bila diamati apa yang dikenakan keduanya bernilai fantastis.
Baru-baru ini, sebuah akun Instagram gosip mengungkap pengikat rambut yang dikenakan Nagita Slavina. Ikat rambut bermerek Chanel ini rupanya memiliki harga yang bikin orang-orang melongo.

Ikat rambut nagita slavina harganya mencapai Rp7,5 juta. (Instagram/@fashion_nagitaslavina)
Cuma untuk sebuah pengikat rambut, Nagita Slavina rela merogoh kocek hingga Rp 7,5 juta. Fakta ini pun banyak membuat warganet menangis, tapi dengan komentar yang bikin tertawa sekaligus miris.
Warganet membandingkan ikat rambut Nagita Slavina dengan sejumlah kebutuhan mereka, yang sulit terpenuhi. Padahal harganya di bawah harga ikat rambut milik Nagita.
Baca Juga:
Enam Warung di Gang Mujahidin 7 Martapura Hangus Terbakar
Berikut komentar dari warganet:
“Harga kunciran rambut setara sama harga laptop yang mau saya beli, ini juga masih mikir mau beli,” ujar akun @cepti_septi.
“Beli di mamang-mamang dapet segerobak,” kata akun @avicha_senjai dengan emoticon sedih.
“Ya Allah aku beli kunciran harga 5 ribu aje kalo ilang rasanya kesel banget. Gimana itu ya,” timpal akun @tiara_humairaa dengan emoticon sedih. (suara.com)
-
HEADLINE3 hari yang laluNirempati Kala Bencana, Netizen: “Krisis Karhutla Melanda, Istri Pejabat Asyik Pesta”
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluDitantang Turun ke Titik Api, Aliansi BEM Kalsel Ikut Padamkan Karhutla
-
Kalimantan Tengah3 hari yang laluAsap Pekat Selimuti Sampit, 1.460 Hektare Lahan Terbakar
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluPercepatan Jembatan Pulau Laut, Dirjen Bina Marga: Akhir 2028 Operasional
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluKomisi II DPR Bakal Bagikan Sertipikat Tanah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Martapura Timur
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluRaperda Perubahan APBD Kabupaten Banjar Tahun 2026 Disetujui


