Kalimantan Selatan
91 Pasien di Gedung Ambulung Jalani Swab, 11 Orang Dinyatakan Sembuh dan Dipulangkan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sebanyak 91 orang yang tengah menjalani karantina khusus di Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), di Jalan Ambulung, Kota Banjarbaru, telah menjalani pemeriksaan swab serentak pada tanggal 5 dan 6 Mei lalu.
Dari pemeriksaan itu, hasil swab 32 orang diantaranya telah keluar pada Jumat (12/6/2020) kemarin. Adapun hasilnya, 5 orang dinyatakan positif dan 27 orang negatif terpapar Covid-19. Sedangkan, 11 orang lainnya telah dinyatakan sembuh.
Koordinator Karantina Khusus Provinsi Kalsel, Sukamto, mengatakan untuk 11 orang yang sudah sembuh itu, telah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Adapun ke 11 orang ini, 7 diantaranya warga Kabupaten Tapin, 2 warga Kabupaten Batola, 1 warga Kabupaten Banjar, dan 1 warga Kabupaten Tanah Bumbu.
“11 orang dinyatakan sembuh karena ini merupakan hasil swab kedua mereka. Kalau 27 orang yang negatif itu hasil pemeriksaan swab pertama. Jadi masih harus menjalani karantina dan menunggu pemeriksaan swab lanjutan,” katanya, Sabtu (13/6/2020) siang.
Lantas, bagaimana dengan hasil swab 59 orang lainnya? Sukamto mengatakan untuk hasil swab puluhan orang itu diperkirakan keluar pada Minggu besok. “Kita meminta maaf, karena hasil swab yang keluar baru 32 orang saja. Insya Allah, untuk sisanya Minggu besok sudah keluar,” lanjut Sukamto.
Sekretaris Daerah (Sekda) Prov Kalsel, Abdul Haris Makkie didampingi Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel Hanif Faisol Nurrofiq, secara langsung melepas kepulangan 11 orang yang telah dinyatakan sembuh tersebut.
Dalam sambutannya, Sekda Prov Kalsel mengatakan tersedianya tempat khusus karantina merupakan bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap keselamatan masyarakat. Meskipun, diakuinya suasana di tempat karantina sangatlah berbeda dengan di rumah.
“Pasti saudara pernah merasakan jenuh, karena ada hal-hal tidak bisa dilakukan disini. Tapi itu bagian perjuangan menyelamatkan kita semua. Saya berterima kasih atas partisipasi suadara-saudara sekalian. Bagi yang belum diperbolehkan pulang, saya minta untuk lebih bersabar,” katanya.
Haris berharap kepada masyarakat yang telah diperbolehkan pulang agar tetap menerapkan protokol kesehatan di lingkungan rumah. Hal ini juga bisa memicu kesadaran terhadap masyarakat sekitar akan pentingnya menerapkan protoktol kesehatan dalam upaya penyebaran Covid-19.
“Bagi yang sudah diperbolehkan hari ini, tetap selalu pakai masker, rajin cuci tangan, dan jaga jarak satu sama lain. Jaga diri anda sendiri, jaga keluarga, dan jaga lingkungan jangan sampai ada lagu yang tertular virus. Saya tegaskan Protokol kesehatan itu harga mati,” pungkas Sekda Prov Kalsel. (Kanalkalimantan.com/rico)
Editor : Chell
-
Kalimantan Selatan1 hari yang laluDaftar UMP dan UMK Kalimantan Selatan 2026, Cukupkah untuk Biaya Hidup Layak?
-
HEADLINE3 hari yang laluUMK Banjarbaru Rp3,8 Juta, Lebih Besar dari UMP Kalsel
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluTahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluTahun 2026 Bupati Sahrujani Berharap HSU Semakin “Bangkit’”
-
HIBURAN2 hari yang laluTanpa Pesta Kembang Api, Puncak Batfest 2025 Meriah Dihentak Musisi Papan Atas
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluBupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton




