Connect with us

Kabupaten Balangan

Upaya Mencegah Perkawinan Usia Anak di Balangan

Diterbitkan

pada

DP3A P2KB PMD Kabupaten Balangan menggelar sosialisasi pola asuh anak dan remaja di Desa Pematang, Kecamatan Awayan, Rabu (11/2/2026). Foto: mcbalangan

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Upaya mencegah perkawinan usia anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3A P2KB PMD) Kabupaten Balangan menggelar sosialisasi pola asuh anak dan remaja di Desa Pematang, Kecamatan Awayan, Rabu (11/2/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Balangan, Dian Dinilia, mengatakan, sosialisasi ini merupakan bentuk sinergi antara DP3A P2KB PMD, Tim Penggerak PKK, serta pemerintah kecamatan dan desa dalam menekan angka perkawinan usia anak.

“Kami berupaya membekali masyarakat dengan pemahaman tentang pola asuh yang tepat bagi anak dan remaja. Melalui sosialisasi yang dilaksanakan langsung ke desa-desa, kami berharap angka perkawinan usia anak di Kabupaten Balangan dapat ditekan sehingga terwujud keluarga yang berkualitas,” ujarnya.

Baca juga: Wabup Dodo: Hasil Reses DPRD Jadi Acuan Kebijakan

Sementara Plt Camat Awayan, Murdiansyah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Dia menilai sosialisasi pola asuh anak dan remaja menjadi langkah penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pencegahan perkawinan usia anak.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Peserta tidak hanya menerima informasi, tetapi juga menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat lainnya,” ungkapnya.

Narasumber Dianor Andriani Kastiawati memaparkan pentingnya pola asuh yang tepat dalam membentuk pola pikir anak. Menurutnya, pola asuh yang baik berpengaruh terhadap perkembangan mental dan sosial anak, termasuk dalam pengambilan keputusan terkait pernikahan.

Baca juga: Upayakan Penanganan Banjir di Banua, Pemprov Kalsel Gelar Rakor

“Kami berharap masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pola asuh anak serta mampu menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh ke lingkungan sekitar, sehingga upaya pencegahan perkawinan usia anak dapat berjalan secara menyeluruh,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/kk)

Reporter: kk
Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca