Kota Banjarbaru
TPA Regional Banjar Bakula Akan Beroperasi 2019
Sementara itu, di Banjarbaru, sampah juga menjadi problem besar yng dihadapi. Mengingat saat ini, produksi sampah per bulan telah mencapai rata-rata 3 ribu ton. Jumlah tersebut berasal dari 118 TPS (Tempat Pembungan Sementara) yang tersebar di Banjarbaru. Sebagain besar sampah merupakan limbah rumah tangga dan sisanya tebangan pohon.
Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Banjarbaru, Subhan menjelaskan, untuk pengangkutan 3000 ton sampah (rata-rata sekitar 100 ton per hari), pihaknya menggunakan sebanyak 44 truk. Dengan jumlah tersebut, petugas harus jalan dua kali sehari agar semua sampah bisa terangkut.
“Cukup tidak cukup tetap dioptimalkan pengangkutannya, walau ada armada yang 2 kali bolak-balik dalam sehari,†katanya.
Sampah-sampah tersebut, tiap harinya dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gunung Kupang. Saat ini areal TPA Gunung Kupang menurut Subhan, masih bisa bertahan sekitar kurang lebih 2 tahun untuk menampung sampah di Kota Banjarbaru. Meski dengan catatan dilakukan pengelolaan secara benar dan hemat.
“Kalau ditumpuk-tumpuk sembarangan ya mungkin paling bisa bertahan selama setahun,†katanya lagi.
TPA Gunung Kupang memiliki luasan lahan 10 hektare, yang terdiri atas 5 hektare lahan untuk bangunan dan taman, dan sisanya 5 hektare merupakan lahan yang masih aktif digunakan sebagai tempat penimbunan sampah.
Subhan menambahkan bahwa untuk saat ini di TPA Gunung Kupang baru sekitar 18-20% sampah yang bisa diolah, dan sisanya sekitar 80% masih ditimbun ke dalam tanah. TPA Gunung Kupang saat ini sudah bisa mengolah 10 ton plastic perbulan dari sebelumnya yang hanya bisa mengolah 8 ton perbulan, sementara untuk pengolahan pupuk kompos dalam satu bulan bisa menghasilkan 5-6 ton perbulan dari sebelumnya hanya 4 ton perbulan.
Untuk ketersediaan lahan di kemudian hari, Subhan menyatakan bahwa pihaknya tidak berpikir untuk menambah luasan penimbunan sampah yang ada. Hal ini dikarenakan akan adanya rencana pembukan TPA Regional yang lokasinya tidak jauh dari lokasi TPA Gunung Kupang.
“Kami akan tetap konsentrasi untuk bagaimana pengolahan dan pemilahan sampah yang ada di TPA Gunung Kupang, jika nanti sampah-sampah yang sudah ada tidak bisa lagi untuk diolah maka akan dibawa ke TPA Regional,†ungkapnya. (ammar/rico)
Editor: Chell
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluDinas PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Sungai Lulut yang Amblas
-
HEADLINE3 hari yang laluProtes Pemadaman Listrik Bergilir, Warga Datangi PLN UP3 Banjarmasin
-
HEADLINE3 hari yang laluRespon Keluhan Warga, Ketua DPRD Banjarbaru Panggil PLN Soal Pemadaman Bergilir
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluDKISP Banjar Tingkatkan Wawasan ASN Mengenai Standar Keamanan Informasi
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluLomba Desain Sasirangan Pewarna Alam di Mess L Banjarbaru
-
DPRD Kota Palangka Raya2 hari yang laluWakil Rakyat Palangka Raya Minta Penyediaan Fasum Ramah Disabilitas


