HEADLINE
Tiga Wilayah di Kalsel Alami Kekeringan Ekstrim
BANJARBARU, Dampak musim kemarau pada tahun 2019 ini tidak hanya membuat rawan terjadinya Karhutla. Namun, juga banyak wilayah yang mengalami kekeringan ekstrim.
Seperti halnya tiga daerah di Kalimanatam Selatan mengalami kekeringan esktrim, mencakup wilayah Kabupaten Banjar yaitu Danau Salak, Gunung Sari, Tanjung Baru. Kemudian di Kabupaten Barito Kuala di Barambai, Kolam Kanan, Mekarsari, Tamban Raya Baru. Wilayah ketiga yaitu Kabupaten Kotabaru mencakup Pulau Laut dan Kepulauan Tanjung Lala.
Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin, melalui Kasubid Kesiapsiagaan Muhari menuturkan, kategori kekeringan ekstrim diidentifikasikan dari Hari Tanpa Hujan (HTH) yang mencapai 60 hari secara berturut-turut.
“Berdasarkan informasi dari BMKG, kekeringan ekstrem terjadi akibat musim kemarau yang terjadi,†ujarnya, Sabtu (24/8) siang.
Disampaikannya, pada laporan Dasarian II Agustus 2019, Provinsi Kalimantan Selatan pada umumnya mengalami hari tanpa hujan dengan kriteria Sangat Pendek 1-5 hari hingga kekeringan ekstrim lebih dari 60 hari sampai dengan updating data. Namun terdapat juga beberapa daerah yang mengalami masih ada hujan.
“Dampaknya bagi daerah yang terkena kekeringan ektrem antara lain, berkurangnya pasokan sumber air, peningkatan potensi kebakaran lahan dan hutan meningkatkan kerawanan terhadap kesehatan,†ujarnya. (rico)
Editor : Bie
-
HEADLINE2 hari yang laluPipa Induk BPAM Banjarbakula Jebol, Krisis Air Ancam Banjarbaru-Martapura
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluPipa BPAM Banjarbakula Bocor, PTAM Intan Banjar Optimalkan Air Irigasi Riam Kanan untuk Jaga Pasokan Air
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluTP PKK Pulau Kaladan Bersama Puskesmas Gelar Imunisasi Kejar Nasional
-
Infografis Kanalkalimantan3 hari yang lalu10 Oktober Hari Kesehatan Mental Sedunia: Merawat Pikiran, Menyehatkan Jiwa
-
HEADLINE1 hari yang laluPerbaikan Pipa Jebol BPAM Banjarbakula Ditarget Rampung 10 Hari
-
Olahraga2 hari yang laluOpen Drag Bike Bangkit 2026 di Amuntai Meriahkan HUT ke-81 TNI



