kriminal banjarbaru
Tiga Kali Curi Uang Wakaf Masjid, MN Akhirnya Tertangkap Tangan!
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – MN (19) tak berkutik tertangkap tangan saat mencuri uang wakaf yang disimpan di rumah pengurus masjid (Marbot) di salah satu kawasan perumahan elit, di Kelurahan Loktabat Utara, Banjarbaru. Pencurian yang terjadi pada Selasa (16/6/2020) sekitar pukul 18.20 Wita itu, berawal saat korban sedang menjalankan sholat maghrib.
Ketika itu, seorang petugas sekuriti di perumahan melihat salah seorang remaja pria keluar dari masjid dalam keadaan terburu-buru. Saat diikuti oleh sekuriti, remaja rupanya memaksa masuk ke rumah korban menggunakan obeng dan membuka paksa jendela rumah.
Kejadian ini pun kemudian dilaporkan oleh sekuriti ke Unit Sabhara Polsek Banjarbaru Kota. MN warga Jalan Kenanga, Banjarbaru akhirnya dibekuk. Saat diperiksa oleh petugas, didapati uang Rp 2,4 juta dari kantong MN. Uang Rp 2 juta tersebut merupakan wakaf masjid dan sisanya adalah uang pribadi.
Kanit Reskrim Polsek Banjarbaru Kota Iptu Yuli Tetro, menuturkan pelaku melakukan aksi pencurian seorang diri. Adapun modusnya, memasuki rumah yang dalam keadaan kosong karena di tinggal korban sholat.
Mengejutkan lagi, MN rupanya mengaku telah tiga kali mencuri uang di tempat korban. Dan semua adalah uang wakaf masjid. “Pelaku mengaku sudah tiga kali melancarkan aksi pencurian di tempat korban. Namun, aksi yang keempat kalinya ini malah kepergok security perumahan,” kata AKP Tetro, kepada Kanalkalimantan.
Dari tangan MN, kata AKP Tetro, pihaknya mengamankan barang bukti sisa uang hasil curian, serta obeng sebagai sarana tersangka untuk membuka paksa jendela rumah korban. “Untuk tersangka kami kenakan dengan pasal Pencurian dengan pemberatan sesuai dengan pasal 363 ayat (1) ke 3 dan ke 5 dengan ancaman hukuman maksimal 7 Tahun penjara,” lanjutnya.
Sementara itu, Kapolsek Banjarbaru Kota Kompol Purbo Raharjo melalui Kasi Humas Aipda Ahmad Supriyanto mengungkapkan rasa terima kasih kepada warga yang langsung melaporkan kejadian ini ke pihak Kepolisian sehingga pihak kepolisian segera cepat bertindak.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarkat apabila akan meninggalkan rumah agar mengunci rumah maupun jendela serta pagar untuk keamanan rumah kita,” ucap Aipda Supri. (Kanalkalimantan.com/rico)
Editor : Chell
-
HEADLINE11 jam yang laluAlasan Kesehatan, Wakil Wali Kota Wartono Ajukan Pengunduran Diri
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluPemkab Banjar Serahkan Bantuan Mesin dan Perlengkapan Pemadam untuk 75 BPK
-
HEADLINE13 jam yang laluPenampang Saluran Drainase di Ahmad Yani Km 33,5 Tak Mampu Tampung Air
-
HEADLINE1 hari yang laluKualitas Udara Membaik, Pembelajaran Tatap Muka di Palangka Raya Kembali Normal
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluJangan Lengah dari Ancaman Karhutla, Bupati Kapuas Perkuat Sinergi Lintas Sektor
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluBupati Kapuas Salurkan Bantuan PPKS Disabilitas Mental dan Korban Anak




