HEADLINE
Terlalu!, Guru Ini Beri ‘Pelajaran Khusus’ Hingga 20 Kali
MARTAPURA, Guru sejatinya bertugas berikan pelajaran moral dan etika. Bukan malah beri ‘pelajaran khusus’ tak senonoh kepada peserta didiknya sendiri.
Adalah oknum guru tak bermoral berinisial AT (41) mencabuli anak didik sendiri berinsial R (14), seorang pelajar kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Banjar, Desa Rumpiang, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar.
Tak tanggung-tanggung, AT melakukan perbuatan mesumnya tak hanya satu atau dua kali, AT diduga memberi ‘pelajaran khusus’ hingga 20 kali kepada R.
Kasus ‘pelajaran khusus’ oleh guru AT terungkap dari laporan ke pihak Polsek Beruntung Baru, Selasa (20/2). Polsek Beruntung Baru menerima laporan dari Husni Taufik yang tidak lain adalah ayah R yang tidak terima dengan apa yang terjadi kepada anaknya.
Diduga oknum PNS di MIN 5 Banjar AT diduga telah melakukan ‘pelajaran khusus’ sejak tahun 2017 sampai dengan Januari 2018 di lingkungan MIN 5 Banjar, Desa Rumpiang, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar. Madrasah setingkat SD itu adalah tempat AT mengajar sebagai guru.
Menurut pengakuan R, ia telah disetubuhi oleh tersangka AT sebanyak 20 kali. Korban yang tidak bisa mengelak saat itu selalu menerima ancaman dari tersangka AT dengan mengatakan bahwa R akan dipukul dan dibunuh apabila tidak mau diberi ‘pelajaran khusus’.
Setelah menerima laporan tersebut, Polsek Beruntung Baru langsung mengamankan pelaku di desa Tambak Sirang Laut RT 3 RW 1, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, pada Selasa (20/2) sekitar pukul 23.30 Wita.
Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasubag Humas Polres Banjarbaru AKP Siti R membenarkan adanya kasus pencabulan di wilayah hukum Polres Banjarbaru.
“Iya benar pelaku merupakan oknum PNS guru. Dan korban sendiri adalah muridnya,†ucap AKP Siti R. (rico)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
HEADLINE1 hari yang laluAlasan Kesehatan, Wakil Wali Kota Wartono Ajukan Pengunduran Diri
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPemkab Banjar Serahkan Bantuan Mesin dan Perlengkapan Pemadam untuk 75 BPK
-
HEADLINE1 hari yang laluPenampang Saluran Drainase di Ahmad Yani Km 33,5 Tak Mampu Tampung Air
-
HEADLINE2 hari yang laluKualitas Udara Membaik, Pembelajaran Tatap Muka di Palangka Raya Kembali Normal
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluJangan Lengah dari Ancaman Karhutla, Bupati Kapuas Perkuat Sinergi Lintas Sektor
-
Bisnis1 hari yang laluKalsel Membidik sebagai Pusat Gerbang Logistik Kalimantan



