Kanal
Terkait Rapor Merah dari Kementerian LHK, PD Baramarta Minta Pembinaan Provinsi
MARTAPURA, Rapor merah yang diterima oleh Perusahaan Daerah (PD) Baramarta, Kabupaten Banjar, dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), membuat jajaran usaha plat merah tersebut harus berbenah diri.
Humas PD Baramartha Haris mengatakan, pihaknya akan meminta pembinaan dari provinsi terkait dengan status merah yang diberikan KLHK.
“Agar tidak terulang, nanti kita akan minta pembinaan kepada pihak provinsi untuk bisa memperbaiki,” ujarnya kepada Kanalkalimantan.com, Kamis (18/1) di kantornya.
Haris mengatakan, saat ini penghasilan PD Baramarta mengalami penurunan. Hal ini disebabkan lahan tambang batu bara yang kian hari kian menurun produksinya.
“Secara produksi sekarang menurun. Deposit Batubara kita semakin hari semakin berkurang, lahan yang kita kerjakan sudah hampir habis, sementara untuk membuka lahan baru lagi, badan hukum kita tidak membolehkan,” jelasnya.
Terkait hal tersebut, saat ini sedang diubah status PD Baramarta menjadi PT. Menurut Haris perubahan status tersebut untuk memudahkan pihaknya untuk melebarkan usaha lain selain tambang batubara. “Salah satunya agar kita bisa menggarap usaha lain, selain tambang batu bara, nantinya kita juga bisa menggarap sektor pertanian, pariwisata, perkebunan, dan perhotelan” tuturnya.
Haris mengaku saat ini terasa berat, di saat harga batubara mulai bagus, namun produksi batubara sangat menurun. “Sekarang sangat berat, padahal harga batu bara saat ini sangat bagus, tapi produksi kita lagi menurun, karena lokasinya yang udah hampir habis†ungkapnya.
Menurutnya dengan perubahan status itu nantinya akan memperbesar peluang untuk mendapatkan keuntungan yang lebih. Dan di ketahui saham terbanyak masih di miliki pemerintah Kabupaten Banjar.
Sebelumnya, KLHK memberikan label merah pada PD Baramarta melalui Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Nasional (Propernas). Diduga, rapor merah tersebut berkaitan dengan pengelolaan air asam tambang PD Baramarta.
Terkait status tersebut, Haris mengakui kecewa. Meskipun saat ini belum menerima rilis tentang apa saja yang membuat mereka menerima hasil buruk itu. “Kecewa itu pasti, tapi kita terima dengan lapang dada, dan jujur sampai hari ini kita belum menerima rilisnya, apa yang membuat kami menerima hasil itu,” ujarnya. (hendera)
Editor : Chell
-
HEADLINE1 hari yang laluPrakiraan BMKG: Cuaca Kalsel Sepekan Ada Potensi Hujan Ringan
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluLantik 23 Pembakal, Bupati Banjar Minta Pembakal Rangkul Semua Pihak
-
HEADLINE3 hari yang laluTiga Dekade Menanti Rumah Ibadah GBI Kemah Kesaksian Banjarmasin
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluBPBD Balangan Serahkan Bantuan Pinjam Pakai Peralatan Karhutla
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluDesa Hambuku Baru Dinilai Tim Lomba PHBS Provinsi Kalsel
-
Kalimantan Selatan2 hari yang lalu25 Unit PJU Terpasang di Jalan Trans Kalimantan Desa Beringin Batola


