BARSEL
Terima Laporan Prostitusi Online, DPRD Minta Hotel di Barsel Bisa Tertibkan Tamu
KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK– Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Bhaskarogra Basuki Dwiatmaja mengingatkan pengelola hotel di Kota Buntok dan sekitarnya agar menertibkan dan juga tidak asal menerima tamu. Hal ini menindaklanjuti adanya laporan dan informasi terkait prostitusi melalui aplikasi daring yang mulai menjamur.
“Jika ini memang terjadi, sungguh perbuatan tersebut merusak akhlak kita,” kata pria yang akrab disapa Besbes kepada Kanalkalimantan.com, di kantornya, Senin (25/10/2021).
Ia juga mengatakan, hal seperti ini kalau dibiarkan berkembang tentunya dapat menimbulkan berbagai masalah sosial. Termasuk meningkatnya penyakit kelamin, maupun HIV.
“Apa lagi kita sekarang lagi masih dalam masa pandemi Covid-19 kiranya jangan sampai menambah masalah kesehatan lebih jauh lagi,” ujar politisi muda Nasdem itu.
Baca juga : Silaturahmi Kanalkalimantan dengan Bupati Banjar, Ini Harapan H Saidi Mansyur
Ia juga menyayangkan kebanyakan pihak hotel saat ini terkesan tidak selektif dalam menerima tamu yang menginap, hanya demi meningkatkan penghasilan hotel.
Ia juga berharap kepada pihak aparat penegak hukum, agar bisa jemput bola dalam hal patroli keliling rutin ke setiap hotel yang ada di Kota Buntok. “Kalau perlu patroli ke setiap kamar tamu hotel, untuk mengecek identitas tamu satu persatu,” tandas Besbes sekaligus mengakhiri.(kanalkalimantan.com/digdo)
Reporter : digdo
Editor : cell
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluSilaturahmi Bupati HSU dengan Para Marbot Masjid
-
HEADLINE2 hari yang laluDPKP Kalsel Optimalkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabanjir
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluPenataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluBupati HSU Dorong Kerjasama Solid Antar ASN dalam Pembangunan Daerah
-
NASIONAL2 hari yang laluMenkomdigi di HPN: Pers Tak Boleh Kalahkan Kepercayaan Publik Demi Kecepatan dan Algoritma


