Kota Banjarbaru
Stimulus Bagi UKM dari Diskop UKM Banjarbaru, Mulai Gratis Ongkir hingga Pinjaman Tanpa Bunga
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Kota Banjarbaru terus memberikan fasilitas kemudahan bagi para pelaku UKM di Kota Banjarbaru diantaranya ada pemberian gratis ongkos kirim (ongkir) dan pemberian stimulus bagi pelaku UKM.
Kabid Bina Usaha Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah, Asep Saputra mengatakan gratis ongkir ini sudah berjalan di Kota Banjarbaru, pihaknya sudah bekerjasama dengan transportasi daring yang ada di Kota Banjarbaru dalam memberikan akses kepada pedagang dalam memperdagangkan barang jualannya.
“Fasilitas ini berlaku pada pelaku UKM yang terdaftar di Diskop dan UKM Kota Banjarbaru,” katanya.
Lebih lanjut, dalam membantu menyebar luaskan barang dagangan pelaku UKM di Kota Banjarbaru Diskop dan UKM Banjarbaru sedang mencoba menjalin kerjasama dengan salah satu jasa pengiriman yang akan mempermudah bagi para pelaku UKM Banjarbaru untuk memperdagangkan ke luar daerah.
Baca juga: Prostitusi Threesome di Semarang Dibongkar, Pelanggan Harus Penuhi Sejumlah Syarat
“Program ini juga untuk membantu para pedagang dalam melebarkan sayap dagangannya ke luar daerah, dan ini kami sedang melakukan proses kerjasama dengan jasa pengiriman serta Insyaallah gratis ongkir bagi pelaku UKM Kota Banjarbaru,” tambahnya.
Sementara itu, Diskop dan UKM Kota Banjarbaru juga memberikan stimulus kepada para pelaku UKM di Kota Banjarbaru sebesar 10 juta yang bekerjasama dengan Bank Kalsel.
“Kami juga menyediakan pinjaman kepada pelaku UKM seratus persen tanpa bunga,” ungkapnya
Diterangkannya program kepada pelaku UKM ini sebenarnya sudah ada sejak lama, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR). Namun, meski kecil, tetap saja bunga dari pinjaman itu akan memberatkan masyarakat.
Baca juga: Apa Itu Peverse Family yang Trending dan Videonya Bikin Muntah?
“Kita mengusahakan untuk tidak memberikan beban kepada masyarakat, kelebihan pinjaman ini tidak terdapat bunga sepersenpun dan tanpa jaminan, serta bisa juga menggunakan sistem panen dalam arti kalau masyarakatnya petani padi setelah mereka panen baru bayar itu juga bisa,” jelasnya.
Serta, kata Asep pihaknya berkewajiban membantu para pelaku UKM untuk kembali bangkit dalam menjalankan usaha ditengah pandemi yang menyebabkan banyak omset usaha yang turun hingga gulung tikar, karena kesulitan dalam mencari tambahan modal.
Menurut Asep, program ini merupakan bentuk support pemerintah kota Banjarbaru dalam menggairahkan kembali sektor perekonomian, baik dari pemberian stimulus maupun program gratis ongkir agar tidak membebani pelaku UKM di Kota Banjarbaru.
“Kami berharap dengan adanya program ini bisa meningkatkan kembali produktivitas para pelaku usaha,” harapnya.(kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluAksi Kamisan di Banjarmasin, Kasus Andrie Yunus: Teror Terhadap Pembela HAM
-
Kabupaten Kotabaru2 hari yang laluKemegahan Pembukaan MTQN ke-56 Kotabaru di Pulau Laut Selatan
-
Kabupaten Kotabaru2 hari yang laluMTQN ke-56 Kotabaru Resmi Dimulai, 498 Peserta Ikuti 17 Cabang Lomba
-
HEADLINE2 hari yang laluPemko Banjarbaru Alihkan CFD ke Jalan Panglima Batur, Dimulai 12 April
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluBupati Bersama Alim Ulama dan Habaib Ikuti Haul Ke-88 Syekh Muhammad Kasyful Anwar
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluPelajari Sistem Pemilahan Sampah dari Hulu, Wali Kota Lisa Bersama Camat Lurah Bertemu Menteri LH RI





