Connect with us

kriminal banjarbaru

Spesialis Pengutil Bahan Bangunan Rumah Dibekuk

Diterbitkan

pada

Pelaku pencurian bahan bangunan diringkus polisi. Foto : polsek banjarbaru kota

BANJARBARU, Pelaku pencurian spesialis bahan-bahan bangunan berhasil diringkus Polsek Banjarbaru Kota, Selasa (17/12) lalu. Ialah, Rudi alias Oyen (35),warga Sungai Sipai, jalan Taruna Praja, Kabupaten Banjar, diamankam usai aksinya dilaporkan masyarakat.

Kapolsek Banjarbaru Kota Kompol Purbo Raharjo menceritakan awalnya pelaku melalukan survei di lokasi yang menjadi target aksinya sekitar pukul 12.00 Wita. Hingga akhirnya, pelaku melancarkan aksi di sebuah bangunan rumah yang belum rampung, di jalan Jeruk, Komplek Sirkuit Damai, Kelurahan Sungai Ulin, Banjarbaru.

Walhasil, sejumlah bahan bangunan yang ada di rumah tersebut raib digondol pelaku. Pemilik bangunan rumah yang sedang dalam proses pembangunan tersebut, mendapati atap metal miliknya sebanyak 358 lembar telah hilang.

“Korban mengalami kerugian sebesar Rp22 juta, atas kejadian korban melaporkan kejadian ke kami (Polsek Banjarbaru Kota),” cerita Kapolsek, Sabtu (21/12).

Usai menerima laporan tersebut, Unit Buser Polsek Banjarbaru Kota melakukan penyelidikan. Tidak butuh waktu lama, kurang lebih sekitar 3 jam usai kasus ini dilaporakan, petugas berhasil membekuk Rudi saat sedang mengendarai sepeda motornya. 

“Pelaku berhasil dibekuk tanpa perlawanan dan berhasil juga diamankan juga ratusan lembar atap metal yang telah dicuri pelaku,” pungkas Kapolsek.

Kanit Reskrim Polsek Banjarbaru Kota Iptu Yuli Tetro menuturkan, pelaku melakukan aksi pencurian seorang diri. Adapun modus pelaku tersebut dengan cara berpura-pura mencari pekerjaan.

“Jadi pelaku hilir mudik seakan sedang sibuk mencari kerja, padahal dia mengincar rumah yang keadaannya kosong. Pelaku melalui pintu bagian depan, melihat kondisi rumah sekitar sepi, kemudian pelaku melakukan aksinya, hasil barang curian disimpan di suatu tempat,” tutur Iptu Tetro. (rico)

Reporter : Rico
Editor : Bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca