Connect with us

HEADLINE

Spanduk Seruan Coblos Kotak Kosong di Banjarbaru, LPRI : Ini Bentuk Demokrasi

Diterbitkan

pada

Salah satu spanduk seruan mencoblos kotak kosong untuk Pilwali Banjarbaru 2024 yang terletak di Simpang Empat Trikora - Guntung Manggis. Foto: wanda

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Puluhan spanduk ‘kampanye’ seruan mencoblos kotak kosong pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Banjarbaru bertebaran di sejumlah sudut jalan di Kota Idaman.

Pemilik spanduk coblos kotak sorong mengatasnamakan independen mengaku akan kembali menambah spanduk-spanduk itu untuk ditempel pada sejumlah titik.

“Sudah puluhan spanduk yang dipasang. Tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah, dikarenakan ini spanduk hasil sumbangan dari masyarakat dan ini akan terus bertambah,” ujar warga Banjarbaru, salah satu relawan kotak kosong yang tak ingin namanya disebutkan.

Dirinya mengatakan aksi pasang spanduk coblos kotak kosong yang dilakukan bersama kawan-kawannya adalah murni dorongan dari masyarakat tidak ada sangkut pautnya dengan paslon yang didiskualifikasi.

Baca juga: Paman Birin Mundur, KPK: Tak Ganggu Penyidikan

“Murni ini adalah ide kami dari masyarakat, tidak ada hubungan dengan paslon, semua gagasan dari kami sebagai warga Banjarbaru. Adapun sumber dananya hasil sumbangan dari teman-teman juga,” jelasnya.

Saking antusiasnya masyarakat yang ingin ikut andil memasang, katanya juga membuat masyarakat ikut menyumbang spanduk coblos kotak kosong tersebut.

“Kami sebagai warga merasa demokrasi dihilangkan, akan terus mengkampanyekan coblos kotak kosong. Kami sebagai relawan sudah biasa dan ini tidak ada honornya memang bawaan hati, sementara ini yang kami alami hak demokrasi warga seakan hilang,” pungkasnya.

Mencermati spanduk coblos kotak kosong lawan calon tunggal itu, Ketua DPC Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) Kota Banjarbaru, Edy Saifuddin mengatakan bahwa seruan mencoblos kotak kosong melalui spanduk-spanduk ini merupakan bentuk demokrasi warga Kota Banjarbaru.

Baca juga: 1,9 Kg Sabu Sitaan Dimusnahkan Polres Banjarmasin

“Ini merupakan bentuk demokrasi warga Kota Banjarbaru, sudah dewasa dan bijak,” ujar Ketua DPC LPRI Kota Banjarbaru, Edy Saifuddin kepada Kanalkalimantan.com, Jumat (15/11/2024).

Ketua DPC LPRI Kota Banjarbaru, Edy Saifuddin. Foto: wanda

“Dimana beberapa waktu lalu pasca dibatalkannya pencalonan paslon nomor urut 2 Aditya-Said Abdullah langsung terjadi gejolak protes warga, dan hampir saja menjadi unjuk rasa besar-besaran yang bisa membuat suasana Kota Banjarbaru tidak aman dan tidak kondusif,” sambungnya.

Melihat gejolak protes masyarakat ini, kata dia, untungnya pihak-pihak aparat keamanan bahu membahu bekerjasama para tokoh masyarakat serta aktivis bisa meredam warga dengan memberikan arahan arahan yang bisa membuat emosi masyarakat menurun.

Baca juga: Pemkab HSU Terima Hasil EPSS 2024, Ini Kata Sekda Adi Lesmana

Sementara itu, Ketua DPD LPRI Kalsel Syarifah Hayana, sejak awal telah menginstruksikan dirinya untuk dapat memantau, bahkan menyiapkan saksi-saksi independen di dalam proses Pilwali Banjarbaru

“Sudah beberapa kali dihubungi para relawan kotak kosong Banjarbaru untuk bekerjasama mengamankan suara pemilih kotak kosong. Dan sudah pasti kami akan siap membantu. Saksi saksi kami dari LPRI akan mencatat sesuai hasil di TPS-TPS yang Insya Allah tidak akan bertambah atau berkurang satu suara pun,” jelas dia.

Dirinya berharap Pilkada di Kota Banjarbaru bisa berjalan aman dan damai, serta yang paling utama sekali adalah bisa menciptakan Pilkada bersih tanpa ada politik uang.

Terakhir pihaknya turut menghimbau penyelenggara dan pengawas pemilu, seperti halnya KPU Kota Banjarbaru dan Bawaslu Banjarbaru agar bekerja profesional sesuai tupoksi mereka, agar tidak ada lagi gejolak masyarakat Banjarbaru yang terjadi.

Baca juga: Spanduk ‘Kampanye’ Coblos Kotak Kosong Pilwali Banjarbaru Beredar

“Apabila mereka lalai dalam melaksanakan tugas dan melanggar sumpah mereka sendiri sebagai penyelenggara dan pengawas pemilu, hingga membuat masyarakat kembali bergejolak, maka kami dari LPRI akan menjadi garda terdepan untuk mengadakan aksi turun ke jalan bersama para relawan masyarakat,” tegas Edy menutup. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor : bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca