Kota Banjarbaru
Siapkan Perwali Pembangunan Rumah di Kawasan Resapan Air
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Aturan terkait dampak pembangunan perumahan di daerah resapan air atau catchment area di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) perlu segera disiapkan.
Lantaran hampir 70 persen banjir yang terjadi di Kota Banjarbaru selama sebulan terakhir menimpa daerah permukiman warga di kawasan tangkapan air.
Peraturan Wali Kota (Perwali) mendesak dibuat untuk penanganan banjir, meski dalam mitigasi selama ini pemerintah kota sudah membuat road map daerah rawan banjir.
“Misalnya dulu kita buat untuk menghubungkan analisator ke Danau Cermin atau Danau Seran, nah itu sudah kita laksanakan,” ujar Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin usai rapat dengan lintas SKPD, Selasa (4/2/2025) siang.
Baca juga: Perumahan di Lahan Resapan Air, PR Baru Pemko Banjarbaru Atasi Banjir
Dalam rangka mitigasi jangka panjang, lintas SKPD diminta membuat peta daerah rawan bencana dan peta daerah resapan air.
“Nah ini kita petakan kembali di sana, kita buat aturan misalnya perumahan tidak boleh lagi ada di daerah resapan air,” jelasnya.
Jika peruntukan lahan memang daerah permukiman maka silahkan masyarakat berkumpul membangun rumah dengan aturan tersendiri.
“Misalnya rumah panggung, tidak boleh diuruk, nah ini sedang digodok dan diformulasikan berkaitan dengan aturan tersebut,” sebut dia.
Baca juga: Tim Hanyar Sambut Putusan MK, Siap Hadirkan Saksi di Sidang Pembuktian Sengketa Pilwali Banjarbaru
“Insya Allah ada Perwali, untuk sementara kalau Perda menunggu lama,” sambungnya.
Di samping itu kata Aditya, izin perumahan yang saat ini sudah berdiri di lahan tangkapan air tersebut, pemerintah mengambil langkah sementara dengan moratorium atau penangguhan izin.
“Izin perumahan yang ada di lahan-lahan tersebut sementara kami moratorium, karena yang ada saat ini 70 persen terdampak banjir kebanyakan perumahan,” jelasnya.
“Makanya kita moratorium dulu izinnya, evaluasi kembali termasuk membuat aturan yang baru,” pungkas Aditya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Pemprov Kalsel3 hari yang laluDisdikbud Kalsel Siapkan Program Peningkatan Kapasitas Siswa SMK
-
HEADLINE3 hari yang laluSekda Banjarmasin Jadi Staf Ahli, Tujuh Pejabat Kena Rotasi
-
HEADLINE3 hari yang laluTatap Muka Normal, Pemerintah Batalkan Pembelajaran Daring
-
HEADLINE2 hari yang laluHaul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Sejak Kecil Sudah Punyai Keistimewaan
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluDijadikan Staf Ahli, Ini Kata Mantan Sekda Banjarmasin Ikhsan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluMusrenbang RKPD 2027, Pemkab HSU Sinergikan Prioritas Pembangunan Daerah





